MSP MAGAZINE Revisi MSP MAGAZIEN Edisi 1 | Page 47

45 Alam adalah bunga yang tak kau hendaki tumbuh Engkau lebih suka membangun rumah dan merampas tanah Apakah ini bentuk peduli ? Lestarikan alam serunya Ah itu hanya celoteh belaka Manusia kian lihai berdusta, Lengkap dengan topeng-topeng baja Hati bersembunyi entah dimana Haha .. Mungkin takut pada tuannya Sadarkah engkau ? Panas yang engkau keluhkan Musim yang tak tentu arah Pohon yang mulai tumbang Bencana yang datang silih berganti Kekeringan di satu sisi Kebanjiran di lain tempat Tidak kah kau sadar ? Angin sudah mulai menghela nafas membawa cuaca buruk Bumipun mulai malas menanggung keserakahan hawa nafsu Bangun wahai manusia !! Alam mu mulai menggertak Jangan menunggunya marah Jangan tunggu ia bergoncang Jangan hanya menyeru ! Mari bersama bertindak Karena Hidup bukan hanya milik kita Generasi kita pun berhak menikmatinya Mari menjadi penggerak ! Biarkan alam yang menilai Mari bersama berusaha Karena alam akan tahu bagaimana ia diperlakukan Aku yang merusak Kami yang menyadari Kita yang Bertindak MSP MAGAZINE | E D I S I 1