46
Surga yang Ternodai
Oleh : Kurais Fikran
R
umahku, dulu bagaikan surga di
bawah laut yang masih indah,
sekarang kini kamu ternodai, oleh
ulah tangan tangan kotor para manusia.
Bagaimana perasaan anda ke ka melihat
rumah anda kotor, berantakan,penuh
dengan sampah yang berserakan? Tentu
anda akan merasa jijik dan ingin
menjauh dari situ kan? Iya begitu
sekarang sebagian besar kondisi perairan
yang ada di Indonesia bahkan di dunia,
kotor akibat pencemaran laut dari
sampah plas c dan berbagai macam
sampah lainnya.
Study yang dilakukan pada tahun
2015 oleh Jenn Jambeck (professor
teknik lingkungan dari Universitas of
Georgia, AS) merperkirakan 4,8 hingga
12,7 juta ton plas k memasuki lautan, ini
ar nya perairan Indonesia mendapat
predikat sebagai sumber pencemaran
plas k terbesar di dunia Jenna Jambeck
juga menyatakan bahwa indonesia
menempa
peringkat ke-2 dalam hal
pembuangan sampah plas k ke laut
dengan jumlah 187,2 juta ton, dengan
sumber sampah yang berasal di daratan.
Sekitar 80% sampah yang berasal dari
daratan itu dibuang ke laut dari saya
merasa priha n karena hal ini betapa
banyaknya sampah yang ada di laut
mungkin kalau digabung dan di jadikan
daratan sampah maka akan tecipta satu
benua baru yang sama besarnya dengan
benua Afrika.
E D I S I 1
| MSP MAGAZINE
Banyak kasus – kasus biota laut yang
ma karena sampah salah satu isu kasus
yang baru terjadi saat ini yaitu kema an
paus sperma di wakatobi yang diakibatkan
memakan sampah, begitu menurut analisis
LIPI. Ada juga lumba lumba hidung botol
yang ma karena lemas dan kelaparan
akibat botol minuman yang tersangkut di
mulutnya dan masih banyak yang lagi kasus
kema an biota laut akibat sampah.
Menteri Kelautan Dan perikanan
mengatakan bahwa lama kelamaan pada
tahun 2030 bukan Ikan yang akan
melimpah melainkan SAMPAH.
Selain kasus biota laut yang terjadi ada
kasus tercemarnya garam terhadap
mikroplas k, peneli an terpisah yang
dilakukan oleh peneli Universitas
Hasanuddin, dan pusat Oceanografi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia,
menurut Reza peneli asal LIPI ini
mengungkapkan 10-20 par kel
mikroplas k per kilogram garam
ditemukannya di beberapa tambak garam
daerah pantai utara Jawa, yaitu Kudus, Pa ,
Demak dan Rembang. Sementara itu
peneli UNHAS yang dilakukan di tambak
garam Jeneponto sebanyak 11 dari 16
sampel yang diteli mengandung 31
par kel mikroplas k dengan ngkat,
kontaminasi sebesar 68, 75 persen. Dari
sini kita bisa lihat dan perlu berha -ha
terhadap konsumsi garam, karena apabila
masuk ke tubuh manusia maka akan
berdampak buruk bagi kesehatan.