44
Alam
Oleh : Trio Sekretaris (Adiara Firdhita A.N, S.Pi., Ira Fitria Ningsih, Nur Inda Sari S)
Alam ! Begitulah manusia memanggilku
Jangan tanyakan dimana tempatku
Karena setiap ruang dan sudutmu adalah aku
Sejuk, indah, dan asri adalah pilarku
Ibaratkan pohon aku adalah akar
Karena aku adalah penopang kehidupan
Apakah kalian mengenalku
Ya, Kurasa tak perlu diragukan lagi, kita begitu dekat !
Kalian pasti mengerti akan namaku
Tapi, .. Sedekatnya kita aku tak pernah mendapat sentuhan lembutmu
Aku tak pernah merasakan kepedulianmu
Bahkan menyapaku dengan kebijakan pun engkau merasa enggan
Kenapa ?
Apa aku begitu hina untuk kau pedulikan ?
Oh Tidak !
Atau, Aku hanya menjadi bunga penyejuk yang tak pantas
mendapat belas kasih?
Bumiku mulai merintih
Tolong Jangan menungguku membawa bencana
Kasihani mereka yang masih peduli !
Lihat, Pohon-pohon yang dulu hijau kini berubah jadi batu
Diperkosa para nurjana melahirkan malapetaka
Jeritan bumi mulai meraung
Pohon dan rumput enggan bersemi
Burung-burung pun malu bernyanyi
Udara bahkan terlalu marah untuk dihembuskan
Seumpama bunga,
E D I S I 1
| MSP MAGAZINE