Media Informasi Kemaritiman Cakrawala Edisi 413 Tahun 2013 | Page 57
dapat menjalankan fungsi dan
peranannya dalam keluarga.
3. “Arisan”
digunakan
sebagai tempat memamerkan
harta
kekayaan
sehingga
terjadi persaingan yang tidak
sehat. Misalnya mereka selalu
membicarakan harta kekayaannya
sehingga apabila mereka pergi
“arisan” memakai busana serta
perhiasan yang mewah.
Semua uraian tersebut
adalah merupakan gambaran
“arisan”
secara umum, yang
perlu kita kembangkan dan kita
upayakan ke arah yang dapat
menunjang
pembangunan
nasional demi terciptanya tujuan
nasional.
Sekarang,
apa
untung
ruginya ikut arisan?
1. Kesempatan
untuk
melakukan
sosialisasi
dan
memperluas jaringan.
2. Kepastian
mendapatkan
uang atau barang yang jelas
nilainya dalam jangka waktu
tertentu.
3. Dapat digunakan sebagai
sarana
untuk
“memasarkan
sesuatu”.
4. Jika mendapat undian di
awal periode arisan, berarti Anda
mendapat pinjaman tanpa bunga.
5.
Sarana “berlatih” menabung.
Kalau
kita
simpulkan,
ada beberapa segi positif atau
keuntungan dari arisan:
1.
Ajang silaturrahim
2.
Mendapatkan kenalan baru
3. Sarana pemasaran dan
membuat jaringan.
4.
Sarana belajar menabung.
5. Proses
perencanaan
keuangan.
Dan kalau kita lihat dari segi
keuangan, memang arisan tidak
memiliki keuntungan, dalam arti
uang yang kita tabungkan selama
satu putaran sama saja dengan
yang kita dapatkan. Bedanya
adalah, kalau kita dapat di awal,
kita seperti mendapatkan pinjaman
yang bisa kita cicil pembayarannya
tanpa bunga. Tapi kalau dapatnya
di akhir, kita seperti menabung
tanpa dapat bunga atau bagi hasil.
Walaupun
tidak
ada
keuntungan
secara
langsung
dalam arti ada kelebihan dari
uang yang kita tabung, tapi ada
satu pelajaran berharga yang bisa
petik di sana. Yaitu pelajaran untuk
bisa secara disiplin menabung.
Dan pelajaran ini lebih penting
dari keuntungan uang yang tidak
seberapa.
SEJUMLAH TIPS
Bagi Anda yang sedang
berpikir untuk ikut arisan atau yang
sedang mengikuti arisan, di bawah
ini ada sejumlah tips yang mungkin
bermanfaat:
1. Walaupun Anda bisa saja
mendapatkan undian arisan pada
saat-saat awal,
tetapi jangan
pernah
ikut
arisan hanya
karena Anda
termotivasi
p a d a
hadiahnya. Ini
karena banyak
orang
yang
ikut
arisan
dan
hanya
termotivasi
u n t u k
mendapatkan
hadiah pada
saat-saat awal. Hadiah uang
misalnya. Kalau Anda mau
pinjam uang, bukan dengan cara
ikut arisan dan berharap bisa
mendapatkannya di saat-saat
awal. Ini karena undian arisan
sifatnya tidak bisa dipastikan kapan
Anda akan mendapatkannya.
Kalau Anda mau pinjam uang, ada
banyak tempat lain yang bisa Anda
datangi. Bukan dengan ikut arisan.
2. Pastikan
bahwa
Anda
memang sanggup membayar iuran
arisan yang Anda ikuti. Jangan garagara hanya ingin bersosialisasi,
lalu Anda memaksakan diri ikut
arisan yang iurannya terlalu tinggi
buat Anda. Bukan apa-apa, selain
memberatkan keuangan, kalau
beberapa bulan berikutnya Anda
tidak sanggup bayar, bagaimana?
Kasihan peserta lainnya, kan.
3. Jangan pernah absen dari
iuran arisan walaupun Anda sudah
pernah mendapatkan undiannya.
Kalau Anda terpaksa tidak bisa
hadir dalam sebuah acara arisan,
pastikan bahwa Anda tetap
menyetor uang arisannya. Jangan
mentang-mentang Anda sudah
pernah mendapatkan arisan, lalu
Anda enak saja “kabur”. Bila hal
ini terjadi, Anda tidak akan lagi
dipercaya oleh lingkungan Anda.
Selamat mengikuti arisan dan
selamat bersosialisasi.
Baru setelah Anda bisa
menyisihkan uang dengan disiplin,
maka arisan ini menjadi kalah
menarik jika dibandingkan dengan
investasi. Oleh karenanya, saya
menyarankan agar Anda tidak
mengandalkan arisan untuk belajar
menabung lagi kalau memang
sudah bisa menabung sendiri.
Alihkan dana yang selama ini
biasa disisihkan untuk ikut arisan
menjadi setoran rutin investasi
Anda.
Selamat
ikut
arisan!!
semoga
bisa
mengambil
manfaatnya dan meninggalkan
mudaratnya.©Lettu Laut (E) Ajid
Sutisno
Cakrawala Edisi 413 Tahun 2013
57