Media Informasi Kemaritiman Cakrawala Edisi 413 Tahun 2013 | Page 52
INFO
52
akhirnya tidak dapat mempercayai
alam manusia.
Orang China mengatakan,
“jika
Anda
tidak
dapat
mempercayai diri Anda, Anda tidak
dapat mempercayai apapun”. Bila
Anda tidak mempercayai diri Anda,
bisakah Anda mempercayai ketidakpercayaan pada diri sendiri?
Apakah kepercayaan tersebut
mempunyai dasar yang kuat? Jika
Anda tidak dapat mempercayai diri
Anda sendiri, Anda benar-benar
kebingungan.
Anda
mempunyai
kaki
untuk berdiri dan Anda tidak
menolak untuk apapun. Berkenaan
dengannya, filsafat Tao dan filsafat
Konfusius sependapat. Dalam
filsafat
Konfusius,
kebajikan
mendasar manusia disebut Jen.
Jen adalah yang tertinggi dari
kebajikan-kebajikan
lainnya
menurut konfusius, bahkan lebih
tinggi daripada keadilan dan
kedermawanan. Jen bermakna
hati nurani manusia. Konfusius
pernah bertutur, “Orang yang
merasa sudah berbuat kebajikan
adalah pencuri kebaikan”. Dalam
bahasa China kebajikan adalah
teh, bukan kebajikan yang berarti
kesesuaian moral, melainkan kebajikan dalam arti magis, seperti
kekuatan yang menyembuhkan
dari tanaman tertentu.
Oleh karena itu manusia
yang mempunyai kebajikan sejati
adalah manusia yang berhati
nurani, yang mempercayai alam
manusia dengan mengakui kebaikan maupun keburukannya,
yang mempercayai bahwa manusia
dapat mencintai orang lain, namun
juga mementingkan dirinya sendiri.
Manusia bersifat komplek,
dan
kita
sungguh-sungguh
tidak mengetahui diri kita sama
sekali. Sebagai contoh sistem
saraf kita, ahli neurologi bahkan
belum
sanggup
menjabarkan
sistem saraf secara tuntas,
namun semua putusan sadar
yang didasarkan pada sesuatu
yang tidak kita pahami. Pelajaran
yang dapat diambil dari uraian
di atas adalah bahwa manusia
harus
mempercayai
alam
manusia
dengan
mengakui
kebaikan maupun keburukannya,
mempercayai bahwa manusia
dapat mencintai orang, namun juga
mementingkan diri sendiri. Oleh
karena itu manusia yang memiliki
kebajikan sejati memahami apa
yang disebut Li.
Li adalah keadilan, namun
Anda tidak dapat menjelaskanya.
Ada kata lain untuk keadilan
(justice), atau hukum dalam bahasa
China. Dalam bahasa China, istilah
ini berarti ketel beserta sebilah
pisau untuk memasak korban bagi
persembahan. Dalam peradaban
China kuno, kaisar menuliskan
hukum-hukum negara dengan
sebilah pisau di samping ketel,
sehingga ketika korban dibawa
untuk dimasukkan ke dalam ketel
itu, mereka membawa korban
dapat membaca dan mengerti
maksudnya.
Walaupun demikian, penasehat kaisar mengatakan bahwa tindakan itu sangat buruk
karena pada saat hukum tersebut
dibaca, muncul keinginan untuk
melanggarnya.
Alam,
termasuk
alam
manusia, adalah organisme, dan
organisme adalah sistem anarki
yang tertib. Tidak ada “bos”
didalamnya, tetapi alam dapat
berjalan selaras kendati dibiarkan
begitu saja dan menjalani apa
saja. Inilah yang disebut filsafat
Taoisme China sebagai wu-wei,
yang bukan berarti tak melakukan
apa pun. Istilah ini berarti tidak
mencampuri berlangsungnya peristiwa dan tidak bertindak menentang kecenderungan.
Terdapat kata Li kedua
dalam bahasa China yang dilafalkan “Lee”. Li yang pertama
berarti keadilan, namun Li yang
kedua adalah kata yang semula
berarti tanda-tanda pada permata,
alur serat dalam pohon dan
serabut pada otot. Biasanya
istilah ini diterjemahkan sebagai
nalar atau prinsip segala sesuatu,
namun terjemahan paling baik
untuk Li yang kedua adalah pola
organik. Saat Anda menatap awan,
awan tidak simetris. Awan tidak
berbentuk kotak dan tidak berarak
membentuk kubus, tetapi Anda
tahu bahwa awan tidak kacau.
Kita seperti awan, bebatuan, dan
bintang.
Dengan demikian Li atau
keteraturan alam, mirip polapola buih di laut, pola-pola pada
permata, bentuk awan, bentuk
pohon dan barisan gunung. Alam
sangat teratur, namun kita tidak
dapat menunjukkan keteraturannya
dengan tepat.
Kita tahu alam memang
teratur, namun kita tidak tahu
mengapa. Ketika Santo Augustinus
ditanya, “Apa itu waktu?” ia
menjawab sendiri, “saya tidak
tahu”. Dengan cara yang sama
orang China akan berkata, “kami
tahu keteraturan alam, namun jika
Anda bertanya kepada kami, kami
tidak tahu”. [[HY[?Z\?]?[??XZ?HX[??[[K?[][?]?[B??]H[?Z?Y[??[???\?[??XB?Y[?YZ??]H\HYH?]Z?]K?][ZK?[[HY[Z[Z?B??[??\[??]\?[??[?\?K?[][???[?\?X?[?\?YZ?Y[??]ZZB??Y?Z[X[?HY[??[[??[??[??\?]K???\?H?\?Z?\?\?Z?[[HXZ]B?\?X?Z[??[[H?X?\?H??[???[[HY[??[[ZH\?X?Z[?\?B?X\?H?HX\?K\?H?Z?H?B??Z?K?ZZ?\?X?Z[??][?X[???YZY[[X?Y?H[[H?Z?\¸?'?ZY\[??'B??Y?X[?X?Y?X[??XB??\\?H?XYX[?Y\?K?ZY\[??[X?Z][X?Z[?]?[?[??X[?\?XB?X[???X?[?\??XB?Y\?\Z?[??Y?X[?\?H?X]B?\??[X?[??[?X]\[?\?X?Z[?8?'???][??'H[[H?[?Z??Z??Z?Y?Z??Z?[ZXZX[??\]?Y[??[?ZH?[]XH[H[[H[?K??[[H[??[??Z\?XK\?Z\?X[?XB?X[??[?Z\??H?[?XZ?X[?\?[?XH?[[H\Z[ZK[??