Media BPP April 2016 Vol 1 No 1 | Page 15

PUSLITBANG PEMBANGUNAN DAN KEUANGAN DAERAH BPP KEMENDAGRI GELAR FORUM DISKUSI AKTUAL( FDA)
PENGELOLA JBP SAMBANGI LIPI BANDUNG
AKTIVITAS
beragamnya daya saing dalam menghadapi MEA yang masih menimbulkan berbagai masalah terkait kesiapan di daerah mulai dari keterbatasan infrastruktur dasar, birokrasi yang kurang responsif, regulasi daerah yang menghambat, keterbatasan SDM Pemda, perencanaan dan penganggaran yang kurang sinkron, serta masih kurangnya inovasi pemerintah.
Moh. Ikhsan salah satu narasumber yang membahas peluang dan tantangan pemerintah daerah dalam memasuki era MEA mengatakan, perlu adanya pembenahan terkait beberapa permasalahan tersebut. Selain itu diperlukan kesungguhan dan kerja keras dari pemda terkait kesiapan memasuki MEA.
“ Antara Pemda dan Pusat harus sinergi, Pemda jangan menganggap hal tersebut merupakan kewenangan pusat atau sebaliknya,” ujar Iksan.
Moderator FDA Moh. Ilham A Hamudy mengatakan, terselenggaranya acara tersebut diharapkan dapat diperoleh gambaran yang jelas mengenai kesiapan kelembagaan Pemda, SDM Pemda, dan regulasi yang dibuat pemda dalam memasuki MEA.

PUSLITBANG PEMBANGUNAN DAN KEUANGAN DAERAH BPP KEMENDAGRI GELAR FORUM DISKUSI AKTUAL( FDA)

JAKARTA- Kesiapan pemerintah daerah dalam memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean( MEA) menjadi pilihan topik dalam Forum Diskusi Aktual( FDA) Pusat Litbang Pembangunan dan Keuangan Daerah BPP Kemendagri yang dilaksanakan di Aula BPP,( 31 / 3).
FDA menghadirkan narasumber dari berbagai instansi. Narasumber tersebut di antaranya Sukoyo, Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Setjen Kemendagri, Himawan Estu Bagjo, Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Wirman Syafri Saliwa, Guru Besar Administrasi Negara Institut Pendidikan Dalam Negeri( IPDN), dan Moh. Ikhsan. FDA dipandu oleh moderator Moh. Ilham A. Hamudy, peneliti dan Kasubag Perpustakaan, Informasi, dan Dokumentasi BPP Kemendagri.
Salah satu latar belakang dilaksanakannya FDA adalah
“ Selain itu diharapkan juga dapat diperoleh rekomendasi sebagai masukan bagi penyusunan kebijakan dalam upaya meningkatkan daya saing daerah dalam memasuki era MEA,” kata Ilham.( MSR)

PENGELOLA JBP SAMBANGI LIPI BANDUNG

BANDUNG- Pada 23 Maret 2016 lalu, pengelola Jurnal Bina Praja( JBP) Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri mengunjungi Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik( Puslit Telimek) LIPI, Bandung, Jawa Barat. Kedatangan pengelola JBP disambut langsung oleh Tinton D Atmaja salah satu pengurus sekaligus editor Mev Journal.
Selain untuk berdiskusi mengenai Open Journal System( OJS) yang saat ini tengah dikembangkan pengelola JBP, kedatangan juga dalam rangka untuk mengetahui bagaimana cara mengembangkan e-journal yang dimiliki JBP sejak tiga bulan terakhir.
Moh. Ilham A Hamudy, pengelola JBP mengatakan, JBP telah eksis sejak sepuluh tahun terkakhir, dan pada 2016 ini telah terakreditatasi untuk yang ketiga kalinya. Selain itu, JBP yang sebelumnya terbit empat kali dalam setahun kini berubah menjadi dua kali dalam setahun dengan porsi yang sama.
Selain itu, JBP selama tiga bulan terakhir mengalami perkembangan yang cukup signifikan seiring dengan
VOLUME 1 NO. 1 | APRIL 2016 13