Majalah Cakrawala Edisi 425 Tahun 2015 25 | Página 55

serupa. Biaya, tenaga dan waktu penanganan dan pengolahan menjadi efisien dan efektif. Mengenai musim di kawasan tropis yang mempengaruhi bukan tidak ada. Perputaran bumi mengelilingi matahari menyebabkan kondisi musm yang berbeda di kawasan katulistiwa. Oleh karenanya, pada saat musim barat para nelayan dari Rembang dan Pekalongan menangkap ikan di kawasan Masalembo, Sulawesi Selatan, sedangkan di musim timur mereka berpindah ke area penangkapan ikan di Laut Karimata, dekat Bangka-Belitung. Pangkalan untuk berlabuh juga menyesuaikan dengan perubahan letak fishing ground tersebut. Penangkap ikan yang sedang melakukan perpindahan pelabuhan dikenal sebagai nelayan “Andon”. Menetap sementara di tempat pendaratan ikan yang sedang musim. Rotasi bulan terhadap bumi juga mempengaruhi musim penangkapan ikan. Dikala bulan purnama, para nelayan istirahat, memperbaiki jaring, malamnya menikmati hiburan “dongbret”—musik ndang-ndut pesisir dengan penyanyi norak yang aduhai. Pada saat “padangan” terang bulan tersebut ikan sedang sepi. Ketika “petengan” atau gelap bulan, ikan sedang banyak di laut, mereka berbantal ombak, berselimut angin, menebar jaring memanen ikan. Di Nusantara ini peta perikanan juga ada keunikan sosio-bio-ekonomi. Populasi nelayan tradisional menumpuk padat di pantai utara Jawa. Kebetulan pasar dalam negeri terbesar tentu juga di pulau )