Pagi
itu,
aku
menyetujui
permintaan Ayah. Bahkan siangnya, Kang
Dodit langsung bertamu dirumah kami.
Mungkin Ayah mengirimkan pesan melalui
telegram, pikirku. Konon kabarnya, nama
besar yang kini diperoleh Kang Dodit
dalam Kementrian Sosial, karena peran
ayahku juga. Tidak seperti yang kuduga,
Kang
Dodit
berperawakan
kecil
dan
pendek. 10 senti lebih pendek dariku, aku
mengira-ira. Ia juga masih sangat muda.
Jauh apabila dibandingkan dengan ayahku
yang hampir berkepala 5 itu.
46