J. E. N. I.
Error class digunakan oleh Java run-time untuk menangani error yang muncul pada saat dijalankan. Secara umum hal ini di luar control user karena kemunculannya disebabkan oleh run-time environment. Sebagai contoh adalah out of memory dan harddisk crash.
2.2.3 Sebuah Contoh
Perhatikan contoh program berikut:
class DivByZero { public static void main( String args []) { System. out. println( 3 / 0); System. out. println(“ Cetak.”);
}
}
Jika kode tersebut dijalankan, akan didapatkan pesan kesalahan sebagai berikut:
Exception in thread " main " java. lang. ArithmeticException: / by zero at DivByZero. main( DivByZero. java: 3)
Pesan tersebut menginformasikan tipe exception yang terjadi pada baris dimana exception itu berasal. Inilah aksi default yang terjadi bila terjadi exception yang tidak tertangani. Jika tidak terdapat kode yang menangani exception yang terjadi, aksi default akan bekerja otomatis. Aksi tersebut pertama-tama akan menampilkan deskripsi exception yang terjadi. Kemudian akan ditampilkan stack trace yang mengindentifikasi method dimana exception terjadi. Pada bagian akhir, aksi default tersebut akan menghentikan program secara paksa.
Bagaimana jika anda ingin melakukan penanganan atas exception dengan cara yang berbeda? Untungnya, bahasa pemrograman Java memiliki 3 keywords penting dalam penanganan exception, yaitu try, catch dan finally.
Pengenalan Pemrograman 2 2