High Fashioners Issue # 2 | Page 212

J. E. N. I.
2.3 Menangkap Exception
2.3.1 Try- Catch
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, keyword try, catch dan finally digunakan dalam menangani bermacam tipe exception. 3 Keyword tersebut digunakan bersama, namun finally bersifat opsional. Akan lebih baik jika memfokuskan pada 2 keyword pertama, kemudian membahas finally pada bagian akhir.
Berikut ini adalah penulisan try-catch secara umum:
try { < code to be monitored for exceptions >
} catch(< ExceptionType1 > < ObjName >) {
< handler if ExceptionType1 occurs >
}... } catch(< ExceptionTypeN > < ObjName >) {
< handler if ExceptionTypeN occurs >
}
Petunjuk Penulisan Program:
Blok catch dimulai setelah kurung kurawal dari kode try atau catch terkait. Penulisan kode dalam blok mengikuti identasi
Gunakan contoh kode tersebut pada program DivByZero yang telah dibuat sebelumnya: class DivByZero { public static void main( String args []) { try { System. out. println( 3 / 0); System. out. println(“ Cetak.”);
} catch( ArithmeticException exc) { // Reaksi atas kejadian System. out. println( exc);
} System. out. println(“ Setelah Exception.”);
}
}
Kesalahan pembagian dengan bilangan 0 adalah salah satu contoh dari ArithmethicException. Tipe exception kemudian mengindikasikan klausa catch pada class ini. Program tersebut menangani kesalahan yang terjadi dengan menampilkan deskripsi dari permasalahan.
Pengenalan Pemrograman 2 3