Cakrawala Edisi 426 | Seite 17
Kerja sama juga dirintis dengan Perhutani dan PB
POSSI dalam rangka penggunaan wilayah latihan serta
sertifikasi selam.
Seberapa besar peran pihak lainnya dalam
menunjang pendidikan?
Peran pihak lain dalam menunjang pendidikan di
Kobangdikal sangat besar, karena kita memerlukan izin
penggunaan fasilitas yang mereka miliki yang tidak kita
miliki untuk menciptakan realitas latihan seperti keadaan
sebenarnya yang akan dihadapi oleh siswa nantinya saat
penugasan. Untuk itu Kobangdikal terus menjalin kerja
sama dengan mereka untuk menjaga kesinambungan
pelaksanaan pendidikan yang dilaksanakan sampai TNI
Angkatan Laut mampu menyediakan fasilitas latihan
yang kita harapkan.
Apa rencana pengembangan dari program
pendidikan Angkatan Laut?
Rencana pengembangan program pendidikan TNI
Angkatan Laut terutama Kobangdikal pada jangka
pendek diarahkan untuk mampu mencetak prajurit
TNI Angkatan Laut, guna mengisi kekurangan personel
sebagai efek dari validasi dan pengembangan Armada
TNI Angkatan Laut menjadi 3 Armada serta 3 Pasmar.
Sedangkan jangka panjang Kobangdikal diarahkan untuk
mampu mencetak prajurit-prajurit pengawak Alutsista
TNI Angkatan Laut yang profesional dan siap pakai
dalam rangka mengisi kebutuhan personel sesuai dengan
rencana strategis pengembangan TNI Angkatan Laut ke
depan.
Bagaimana dengan kerja sama program pendidikan
ke luar negeri?
Saat ini kerja sama program pendidikan ke luar
negeri dikelola oleh Dinas Pendidikan TNI Angkatan
Laut (Disdikal), sedangkan Kobangdikal pada tahun
2015 ini rencananya akan menerima beberapa siswa
tamu dari luar negeri pada beberapa program studi
yaitu Pendidikan Spesialisasi Perwira Hidrooceanografi
sejumlah 6 siswa dari luar negeri yang akan dibuka pada
bulan Juni 2015 serta Kursus Selam Dasar Internasional
sejumlah 15 siswa dari luar negeri yang rencana akan
dibuka pada bulan Juni 2015 juga.
Apa yang paling sulit dalam pola pengembangan
pendidikan TNI Angkatan Laut dalam mencapai
pola pendidikan yang ideal?
Dinamika perkembangan alutsista TNI Angkatan
Laut, validasi organisasi TNI AL serta perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi secara otomatis
membuat tuntutan hasil didik yang harus dipenuhi
oleh Kobangdikal menjadi sangat dinamis. Tentunya
hal ini menuntut penyesuaian dan sinkronisasi
kurikulum pendidikan yang telah ada dengan kebutuhan
organisasi. Hal ini ditindaklanjuti oleh Kobangdikal
selaku Lembaga Pendidikan dengan memperpendek
siklus revisi kurikulum pendidikan pada setiap Prodi
yang ada di Kobangdikal agar mampu menyesuaikan
dengan dinamika perkembangan organisasi, doktrin dan
Alutsista yang dimiliki oleh TNI AL. Inilah tantangan ke
depan dari Kobangdikal. ©Redaksi