topik utama
18
Tidak Ada
Pelaut Ulung
Lahir dari Samudra yang Tenang
Pembangunan kekuatan alat pertahanan
negara dan sumber daya manusia (SDM)
harus menjadi skala prioritas dalam
menghadapi tantangan dan tugas TNI
Angkatan Laut ke depan yang semakin
kompleks.
M
enyikapi hal ini Akademi Angkatan Laut (AAL)
sebagai pilar utama dalam membentuk caloncalon pemimpin TNI/TNI Angkatan Laut
diarahkan untuk mampu mengawaki dan mengembangkan
kekuatan Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT).
“AAL merupakan ujung tombak dalam membangun
TNI AL, karena itu the man behind everything tergantung
manusia,” kata Gubernur AAL Mayjen (Mar) Guntur
EC Lelono, kepada Cakrawala.
AAL, lanjut jenderal bintang dua ini, sebagai lembaga
pendidikan TNI AL terus melakukan tindakan nyata
dalam mendidik dan mengembangkan kemampuan
sumber daya manusia TNI AL. AAL senantiasa
berupaya membangun karakter Perwira TNI AL
dengan menekankan dan menumbuh-kembangkan
nilai-nilai kedisiplinan,
kehormatan, kejujuran,
dedikasi,
loyalitas,
profesionalisme, dan
keberanian.
Karena itu, kata
Gubernur AAL, senjata
apapun
modelnya
tanpa diawaki oleh
personel yang canggih
tidak ada artinya.
Profesionalisme
prajurit TNI AL yang
mampu
memahami
tugas dan tanggung
jawab serta memiliki
pengetahuan dan keahlian yang dapat mendukung
terlaksananya berbagai tugas, baik secara individu
maupun dalam tim dengan sebaik-baiknya.
Harus diakui, dalam perjalanan pendidikan tetap
ada kendala yang dihadapi. Tetapi AAL tetap harus
mewujudkan Akademi TNI Angkatan Laut yang mampu