Cakrawala Edisi 426 | Seite 18

topik utama 18 Tidak Ada Pelaut Ulung Lahir dari Samudra yang Tenang Pembangunan kekuatan alat pertahanan negara dan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi skala prioritas dalam menghadapi tantangan dan tugas TNI Angkatan Laut ke depan yang semakin kompleks. M enyikapi hal ini Akademi Angkatan Laut (AAL) sebagai pilar utama dalam membentuk caloncalon pemimpin TNI/TNI Angkatan Laut diarahkan untuk mampu mengawaki dan mengembangkan kekuatan Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT). “AAL merupakan ujung tombak dalam membangun TNI AL, karena itu the man behind everything tergantung manusia,” kata Gubernur AAL Mayjen (Mar) Guntur EC Lelono, kepada Cakrawala. AAL, lanjut jenderal bintang dua ini, sebagai lembaga pendidikan TNI AL terus melakukan tindakan nyata dalam mendidik dan mengembangkan kemampuan sumber daya manusia TNI AL. AAL senantiasa berupaya membangun karakter Perwira TNI AL dengan menekankan dan menumbuh-kembangkan nilai-nilai kedisiplinan, kehormatan, kejujuran, dedikasi, loyalitas, profesionalisme, dan keberanian. Karena itu, kata Gubernur AAL, senjata apapun modelnya tanpa diawaki oleh personel yang canggih tidak ada artinya. Profesionalisme prajurit TNI AL yang mampu memahami tugas dan tanggung jawab serta memiliki pengetahuan dan keahlian yang dapat mendukung terlaksananya berbagai tugas, baik secara individu maupun dalam tim dengan sebaik-baiknya. Harus diakui, dalam perjalanan pendidikan tetap ada kendala yang dihadapi. Tetapi AAL tetap harus mewujudkan Akademi TNI Angkatan Laut yang mampu