Cakrawala Edisi 426 | Page 16

topik utama 16 otomatis berpengaruh terhadap lembaga pendidikan TNI Angkatan Laut terutama Kobangdikal. Sehingga untuk mencetak prajurit yang mampu dan profesional dalam mengawaki alutsista, Kobangdikal harus memiliki alins dan alongins yang sesuai dengan jenis alutsista yang ada saat ini maupun yang diproyeksikan akan dioperasikan oleh TNI Angkatan Laut ke depan. Inilah tantangan terbesar Kobangdikal saat ini. Untuk itu peran satuan samping yaitu Armatim dan Kormar sebagai user nantinya, sangat diperlukan untuk berkolaborasi dengan Kobangdikal dalam rangka mencetak personel-personel pengawak alutsista yang profesional. Caranya dengan menyesuaikan jadwal latihan siswa Kobangdikal dengan jadwal operasional Alutsista Armatim dan Kormar dalam hal ini Pasmar 1. Bagaimana dengan sumber daya manusia sebagai pelaksana pendidikan? Sumber daya manusia pelaksana pendidikan sebagaimana yang tercantum dalam 10 komponen pendidikan adalah berupa Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Tenaga pendidik yang dimiliki oleh Kobangdikal saat ini berjumlah 1628 personel pada strata TNI serta PNS dengan berbagai disiplin ilmu serta kualifikasi. Dari sekian jumlah tenaga pendidik yang dimiliki oleh Kobangdikal, baru sekitar 1236 yang memiliki standar sertifikasi AA dan Micro Teaching serta Sustekdik. Mengingat pesatnya perkembangan jumlah peserta didik dan program pendidikan di Kobangdikal, maka jumlah tenaga pendidik yang ada saat ini dirasa masih belum mencukupi. Apalagi dalam menuju TNI Angkatan Laut yang berkelas dunia atau world class navy, diperlukan tenaga pendidik yang memiliki standar kualifikasi keilmuan serta teknik mengajar yang diakui secara nasional agar menghasilkan hasil didik dengan standar kualifikasi yang tinggi. Untuk mengatasi kekurangan tersebut, Kobangdikal secara periodik menyelenggarakan kursus AA dan Micro Teaching serta Sustekdik bagi seluruh tenaga pendidiknya sehingga diharapkan seluruh tenaga pendidik memiliki standar kualifikasi yang diharapkan. Untuk dapat mengelola program pendidikan yang ada, Kobangdikal telah memiliki tenaga kependidikan yang handal yang berada pada jabatan-jabatan struktural baik di Mako Kobangdikal, disetiap Kodik maupun Pusdik di bawah Kobangdikal. Bagaimana dengan peserta didik, apakah selama ini bisa maksimal dalam mengikuti program pendidikan di Kobangdikal? Selama ini peserta didik di Kobangdikal telah maksimal dalam mengikuti pendidikan. Hal ini ditandai dengan indikator meningkatnya kemampuan kesamaptaan jasmani, kemampuan akademik dan moral kepribadian siswa saat masuk pendidikan dengan saat lulus pendidikan yang tertuang dalam evaluasi pendidikan yang dilaksanakan terus menerus. Apakah ada kerja sama dengan pihak ketiga atau pihak lain dalam pendidikan? Ya, ada beberapa kerja sama yang terus kami jalin dengan beberapa pihak baik di luar TNI Angkatan Laut maupun di luar institusi TNI Angkatan Laut dalam rangka pengembangan pelaksanaan pendidikan yang dilakukan oleh Kobangdikal. Kerja sama tersebut antara lain adalah dalam lingkup TNI dengan TNI AD dan TNI AU, dengan PT KAI, PT DI, PT Pindad, PT Telkom, PT LEN, PT Dok dan Perkapalan, Perguruan Tinggi dan beberapa hotel yang berada di sekitar Surabaya.