Selina Gita
Saya sangat
menyayangkan
dihapusnya Pendidikan
Moral Pancasila dari
kurikulum
sehingga banyak generasi
muda tidak memahami
dasar negaranya.
SRIKANDI PARTAI GOKAR
YANG PEDULI PENDIDIKAN DAN
KEBUDAYAAN
JAKARTA, SUARA GOLKAR—
Dukungan bagi peran wanita dalam
Partai Golkar sangat besar. Dukungan
itu selalu diberikan tanpa membedabedakan status yang ada. Perempuan
dan laki-laki diberikan porsi yang
sama. Hal itu diakui oleh Selina Gita,
salah satu Srikandi Partai Golkar. Tidak
hanya di organisasi partai, tapi juga di
DPR. “Partai Golkar tetap menyokong
kita dan tidak membeda-bedakan.
Bukan mentang-mentang perempuan
terus dinomorduakan. Tidak seperti
itu. Selama kita berkualitas, kita pasti
70
disokong,” ujar anggota Komisi X DPR
RI dari Fraksi Golkar Selina Gita di
Jakarta (11/12) bulan lalu.
Sama halnya di DPR. Partai Golkar
menerapkan prinsip yang sama. Asal
berkualitas, dukungan partai yang
diberikan akan semakin besar. “Di DPR
juga demikian. Tidak ada perbedaaan
yang signifikan. Tidak pembedaaan
antara lelaki dan perempuan,” ujar
Ketua Bidang Pariwisata DPP AMPI itu.
Terkait bidangnya di Komisi
X, Selina yang juga aktif sebagai
tim pemenangan pemilu wilayah
Sumatera II, menyebutkan bahwa
sektor pendidikan masih dalam
tahap menengah meskipun anggaran
pendidikan mencapai 20% dari APBN.
Indikasi tersebut tampak dari fungsi
anggaran pendidikan yang tidak
keseluruhannya untuk peningkatan
kualitas pendidikan. “Artinya anggaran
pendidikan belum sepenuhnya untuk
pendidikan itu sendiri,” jelas Selina.
Wakil
Bendahara
Umum
AMPG ini juga menilai penting
dimasukkannya kebudayaan dalam
kurikulum pendidikan. Menurut