Suara Golkar edisi Januari 2013 | Page 60

pileg dan pilpres 2014 sekaligus. Golkar akan mencetak sejarah karena selama reformasi belum pernah memenangi keduanya sekaligus. “Golkar belum pernah memenangkan keduanya sejak era Reformasi. Saya yakin Golkar bisa menang karena masyarakat mendambakan Golkar memerintah lagi,” kata ARB. Citacita ini dapat diraih terutama bila didukung dengan konsistensi kader memperjuangkan program-program pro-rakyat yang dimiliki Golkar. Dengan memenangi pileg dan pilpres, maka Golkar berkesempatan memimpin negeri ini. Dengan sendirinya Golkar bisa menjalankan desain pembangunan untuk kemajuan dan kesejahteraan Indonesia. “Tanpa memerintah, Partai Golkar tidak bisa membangun optimal. Karena itu tidak ada opsi lain selain menang. Ini misi yang harus dijalankan,” tegas ARB. Tak hanya itu, ARB juga mengingat seluruh kader Partai Golkar, agar berkampanye dengan baik dan santun. Dia melarang para caleg Partai Golkar saling menjelekkan. Bahkan, termasuk menjelekkan partai lain. “Saat sosialisasi jangan menjelekkan teman, jangan juga menjelekkan calon partai lain. Jangan menjelekkan partai lain,” Sebaliknya, yang harus dilakukan para kader adalah mengungkapkan keunggulan Golkar dan menjelaskan program-program yang akan dilakukan bila Golkar menang. Rakyat butuh program yang menyejahterakan mereka, bukan pemimpin yang suka menjelek-jelekkan,” ujarnya. ARB juga melarang para kader Partai Golkar menjelekjelekkan presiden atau pemerintah 60 sebelumnya. Sebab, semua presiden atau pemerintahan pasti memiliki kekurangannya. Menurut dia, lebih baik mengakui jasa para presiden dan pemerintah sebelumnya dan kemudian melanjutkan apa yang belum berhasil mereka capai. Rangkaian kegiatan safari Partai Golkar-ARB dilanjutkan dengan mendatangani pasar Masomba, pasar tradisional terbesar di Kota Palu. Kunjungan ini diramaikan dengan kehadiran Nia Ramadhani yang cukup menarik perhatian masyarakat di pasar. Para pedagang dan pengunjung pasar ramai-ramai meminta berfoto dengan ARB dan Nia. Selama 30 menit ARB dan rombongan berkomunikasi dengan para pedagang pasar sambil membeli sayur, pete, minyak goreng dan lainnya yang kemudian dibagikan kepada ibu-ibu pengunjung pasar. ARB dan rombongan yang didampingi Walikota Palu H. Rusdi Mastura melanjutkan kegiatan safari dengan mengunjungi salah satu Usaha Mikro Kecil Kreatif (UMKK)  CV. Palunesia Rotan yang mengelola sumber daya alam andalan dan unggulan Sulawesi Tengah, yaitu rotan. “Palu harus menjadi industri rotan terbesar di Indonesia, Ternyata rotan terbaik ada di Sulteng. Saya berharap agar industri pengrajin rotan di Sulteng dapat ditingkatkan khususnya pemasaran. Apalah artinya sebuah produksi tanpa  dibarengi dengan pemasaran tentunya,” kata ARB. Dengan berlimpahnya kekayaan yang dimiliki daerah, Kota Palu, dan Sulteng diharapkan semakin maju dan berkembang. Terutama bila ada jiwa kewirausahaan yang dibangun di situ. “Karena membangun entrepreneurship (kewirausahaan) berarti ada pemerataan pembangunan di dalamnya,” ujar ARB. BANGGA DAN IKUT MEMBANTU Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) juga melakukan kegiatan safari di Provinsi Lampung. Dalam safari tersebut, Ketua DPD I Golkar Lampung Alzier Dianis Thabranie menemani ARB. Di Lampung, ARB melakukan sejumlah