Kabar Daerah
RATU TATU CHASANAH TARGET
RAIH 40% SUARA DI BANTEN
JAKARTA, SUARA GOLKAR–Guna
mengisi jabatan ketua Dewan Pimpinan
Daerah (DPD) Provinsi Banten yang
lowong, DPD I Partai Golkar Provinsi
Banten menggelar Musyawarah
Daerah Luar Biasa (Musdalub) untuk
memilih ketua baru. Posisi itu lowong
sejak meninggalnya Hikmat Tomet
yang juga suami dari Gubernur Banten
Ratu Atut Chosiyah.
Musdalub digelar di Kantor DPP
Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat,
Jumat (27/12) bulan lalu. Musdalub
juga dihadiri oleh para pengurus DPD
II Partai Golkar se-Provinsi Banten.
Musdalub dibuka secara resmi oleh
Ketua DPP Partai Golkar Mahyuddin.
Dalam sambutannya Mahyudin
mengharapkan Golkar Banten tidak
terpecah, terutama menghadapi
pemilu legislatif (pileg) 2014. “Saya
mengharapkan Golkar Banten tidak
terpecah. Karena target suara Golkar
untuk Pemilu 2014 sebesar 30%. Di
beberapa daerah yang disurvei, ada
yang masih 20%,” ujar Mahyuddin.
Musdalub akhirnya memilih dan
menetapkan Ratu Tatu Chasanah
sebagai Ketua DPD I Partai Golkar
Banten yang baru. Ratu Tatu
42
memeroleh enam suara. Sedangkan
Tubagus Iman Aryadi memeroleh
lima suara. Satu suara abstain. DPP
Partai Golkar sendiri yang memiliki
satu hak suara memutuskan tidak
menggunakannya pada pemilihan
tersebut.
Bagi Partai Golkar Musdalub ini
sangat penting karena Banten
adalah salah satu lumbung suara
Partai Golkar selama ini. Diharapkan,
dengan adanya pimpinan baru Partai
Golkar di wilayah itu, konsolidasi dan
persiapan menghadapi pemilu 2014
bisa dimaksimalkan.
Program Ratu Tatu
Usai Musdalub, Ratu Tatu Chasanah
menjelaskan program-programnya.
Ratu Tatu mengatakan, akan fokus
menyiapkan memenangi pileg dan
pilpres 2014. “Tugas kita ke depan
adalah menghadapi pileg April
2014. Yang harus dijaga adalah
kebersamaan Golkar di Provinsi
Banten. Jangan karena dampak
dari Musdalub ini sampai terjadi
perpecahan. Itu yang tidak boleh
terjadi,” ujar Ratu Tatu.
Selain itu, di H