Suara Golkar edisi Januari 2013 | Page 42

Kabar Daerah RATU TATU CHASANAH TARGET RAIH 40% SUARA DI BANTEN JAKARTA, SUARA GOLKAR–Guna mengisi jabatan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Banten yang lowong, DPD I Partai Golkar Provinsi Banten menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) untuk memilih ketua baru. Posisi itu lowong sejak meninggalnya Hikmat Tomet yang juga suami dari Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Musdalub digelar di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (27/12) bulan lalu. Musdalub juga dihadiri oleh para pengurus DPD II Partai Golkar se-Provinsi Banten. Musdalub dibuka secara resmi oleh Ketua DPP Partai Golkar Mahyuddin. Dalam sambutannya Mahyudin mengharapkan Golkar Banten tidak terpecah, terutama menghadapi pemilu legislatif (pileg) 2014. “Saya mengharapkan Golkar Banten tidak terpecah. Karena target suara Golkar untuk Pemilu 2014 sebesar 30%. Di beberapa daerah yang disurvei, ada yang masih 20%,” ujar Mahyuddin. Musdalub akhirnya memilih dan menetapkan Ratu Tatu Chasanah sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Banten yang baru. Ratu Tatu 42 memeroleh enam suara. Sedangkan Tubagus Iman Aryadi memeroleh lima suara. Satu suara abstain. DPP Partai Golkar sendiri yang memiliki satu hak suara memutuskan tidak menggunakannya pada pemilihan tersebut. Bagi Partai Golkar Musdalub ini sangat penting karena Banten adalah salah satu lumbung suara Partai Golkar selama ini. Diharapkan, dengan adanya pimpinan baru Partai Golkar di wilayah itu, konsolidasi dan persiapan menghadapi pemilu 2014 bisa dimaksimalkan. Program Ratu Tatu Usai Musdalub, Ratu Tatu Chasanah menjelaskan program-programnya. Ratu Tatu mengatakan, akan fokus menyiapkan memenangi pileg dan pilpres 2014. “Tugas kita ke depan adalah menghadapi pileg April 2014. Yang harus dijaga adalah kebersamaan Golkar di Provinsi Banten. Jangan karena dampak dari Musdalub ini sampai terjadi perpecahan. Itu yang tidak boleh terjadi,” ujar Ratu Tatu. Selain itu, di H