RABU • 29 MEI 2013
PAYAKUMBUH / LIMAPULUH KOTA
13
Dukung SMAN 2 Pangkalan
IST
UJUNG TOMBAK: Rombongan loper dan wartawan Padek di Payakumbuh dan Limapuluh Kota, yang berekreasi ke Danau Kembar Solok, Sabtu( 25 / 5) lalu.
Loper Padang Ekspres Rekreasi ke Danau Kembar
Payakumbuh, Padek— Puluhan loper Harian Pagi Padang Ekspres, Posmetro Padang dan Rakyat Sumbar yang bertugas di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, berekreasi ke Danau Kembar kawasan Bungotanjuang, Alahanpanjang, Kabupaten Solok, Sabtu( 25 / 5) lalu.
Rekreasi itu sudah lama direncanakan. " Ini merupakan kegiatan tahunan teman-teman loper yang mendapat dukungan penuh Padang Ekspres perwakilan Payakumbuh," kata Sekretariat Padang Ekspres Payakumbuh Tuti Susanti didampingi Senior Marketing Yosefriyol Ukay.
Semangat kebersamaan semakin tinggi dalam rekreasi itu. Malahan, loper yang bisa mengambil
Petugas Ronda Tangkap Pencuri Rokok
koran di kantor Perwakilan Padang Ekspres Payakumbuh, kini semakin kompak dengan loper yang biasa mengambil koran lewat Pustaka Hizra milik pengusaha Haji Anas.
" Ke depan, kebersamaan ini, tentu akan terus kita tingkatkan dan pertahankan," kata Hikmad Hizra, Pembina Persatuan Loper Padek yang tidak sempat hadir, tapi mendukung penuh kegiatan ini.
Selama berekreasi ke Danau Kembar, puluhan loper Padang Ekspres tampak ceria. Sebelum berangkat, Kasat Intelkam Polres Limapuluh Kota AKP Efrizaldi, melepas perjalanan mereka.
Sayangnya, beberapa nama, seperti Haji Das, Buk May, Ni In, Toni, Jacky Suhendra, Edo, dan
Limapuluh Kota, Padek— Dua pemuda Jorong Pauhanok, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, ditangkap petugas ronda Pasar Pangkalan dan petugas piket Polsek Pangkalan, Senin( 27 / 5) dini hari.
Kedua pemuda berinisial SID, 20, dan FI, 23, itu ditangkap petugas ronda bersama aparat kepolisian, karena kedapatan mencuri rokok di warung milik Damri alias Ben, 45, seorang pedagang barang harian di Pasar Pangkalan.
” Kini, tersangka SID dan FI masih kami amankan, untuk pengembangan lebih lanjut. Dari tangan mereka, kami dapat barang-bukti berupa rokok senilai Rp500 ribu,” kata Kapolsek Pangkalan Iptu Ricky Pranata Vivaldi.
Kapolsek termuda di lingkungan Polres Limapuluh Kota itu menjelaskan, penangkapan terhadap SID dan FI bermula dari kegiatan ronda malam yang dilakukan 2 petugas ronda di Pasar Pangkalan. Mereka melihat warung milik Damri alias Ben, sudah dalam keadaan kupak. Isinya pun berserakan. Lalu, mereka langsung memberitahu petugas Polsek Pangkalan yang piket malam.
” Mendapat laporan tersebut, petugas piket langsung mendatangi lokasi kejadian, dengan menggunakan mobil patroli. Saat mobil sedang berada di pasar Pangkalan, lewatlah dua orang pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan. Sehingga langsung diamankan,” kata Ricky.
Petugas mencurigai dan melakukan pengintaian terhadap dua lelaki bersepeda motor jenis Honda Supra BA 5815
Buya Khairil yang sudah menerima spanduk dari Bank Nagari Payakumbuh, berhalangan pergi.
" Kalau pai sadonyo, sia loh nan ka maanta koran lai. Apalai Padek di hari libur ko, tatap tabik," kata Ni In, satu-satunya loper perempuan di Payakumbuh dan Limapuluh Kota. " Iyo, tahun muko, kito harus pai lai. Tapi oto paralu ditambah, bia tambah sero," imbuh Buya Khairil.
Sementara para loper yang ikut dalam rekresi tersebut, seperti Uwa Guguak, Pak Madi, Pak Dangkot, Uda Dodi, Uda Nang, Uzmin, Bang Zal, Uda Am, Pak Anis, Uda Cun dan sejumlah nama lain, nampak membawa serta anak, istri dan keluarga mereka.
Para loper berharap, kegiatankegiatan kebersamaan seperti rekreasi ke objek-objek wisata ini, terus dipertahankan Padang Ekspres Payakumbuh. " Hanya Padek yang bisa begini. Koran lain, belum tentu," kata para loper.
Pimpinan Umum Padang Ekspres Haji Marah Suryanto didampingi Pimpinan Perusahaan Haji Two Efly dan Manajer Pemasran Sarbidin, mendukung kegiatan rekreasi tahunan ini. " Kita mendukung penuh acara yang bertujuan untuk kebersamaan para loper dengan perwakilan ini. Tahun depan, buat perencanaan lebih matang lagi. Kapan perlu, nanti teman-teman pemasaran dari Padang, akan bergabung," kata Marah Suryanto.( frv)
CG. Mereka ternyata tersangka yang menjarah beragam barang berharga seperti rokok dan barang dagangan lainnya di kedai milik Damri. Begitu diamankan, kata Iptu Ricky, kedua pemuda itu mengakui, bahwa mereka baru saja melakukan aksi pencurian di warung Ben.” Sebelumnya, mereka juga mengaku, telah mengupak 4 warung di Pangkalan,” tegas Ricky.( frv / fdl)
Nagari Tanjungpauh Serahkan Tanah
FAJAR RILLAH VESKY redaksi @ padangekspres. co. id
Taufit JS
Limapuluh Kota, Padek— Pemerintah Nagari Tanjungpauh, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, menyerahkan 2 hektare tanah kepada Dinas Pendidikan guna mendukung pendirian SMAN 2 Pangkalan.
” Kami pemerintah nagari beserta LAN, Bamus, LPM, pemuka masyarakat dan seganap anak nagari, telah sepakat, menyerahkan 2 hektare tanah, untuk pembangunan SMAN 2 Pangkalan,” kata Wali Nagari Tanjungpauh Taufit JS di kantornya, Senin( 27 / 5).
Wali Nagari yang dipercaya Pemprov Sumbar sebagai Ketua Tim Perumus Pembangunan dalam Rakor Wali Nagari Angkatan V dan VI itu menjelaskan, tanah yang diserahkan kepada Dinas Pendidikan itu, tanah yang dulu diperuntukkan fasilitas umum korban pembangunan PLTA Kotopanjang.
” Dulunya tanah itu fasilitas umum dan aset nagari. Kini, karena pemerintah kabupaten akan membangun SMAN 2 di Pangkalan, kami langsung menyerahkannya ke pemkab. Dengan harapan, pembangunan SMAN 2 itu, tetap di Tanjuangpauh,” kata Taufit JS.
Pria kelahiran 17 Juni 1971 itu juga mengaku kaget, membaca pemberitaan Padang Ekspres beberapa waktu lalu.” Dalam pemberitaan ditulis, SMAN 2 Pangkalan akan dibangun di Tanjuangbolik. Padahal yang sebenarnya, di Tanjungpauh,” ucap Taufit JS.
Wali Nagari yang berhasil mengantarkan Nagari Tanjuangpauh sebagai Desa Sadar Hukum Nasional 2012 itu menambahkan, bila 2 hektare tanah yang telah diserahkan nagari, masih belum luas. Pihaknya bersama masyarakat, bersedia menambah 1 hektare.
” Pokoknya, kami sangat mendukung pembangunan SMAN 2 Pangkalan di Tanjungpauh yang berada persis di perbatasan Sumbar-Riau. Bila tidak cukup 2 hektare, kami siap tambah 1 hektare lagi. Ini sudah saya sampaikan ke Kabid Pendidikan SMA,” imbuh Taufit.
Dukungan serupa disampaikan Ketua Pemuda Nagari Tanjungpauh Irwan Hamid. Menurutnya, keberadaan SMA sangat penting bagi masyarakat Tanjungpauh dan Tanjungbalik, korban pembangunan PLTA Kotopanjang.
” Kami berharap, SMAN 2 Pangkalan itu, tetap dibangun di Tanjungpauh. Mengingat selama ini, anak nagari yang ingin melanjutkan pendidikan, harus pergi dulu ke Pangkalan atau Payakumbuh, dengan jarak cukup jauh dan butuhkan biaya besar,” imbuhnya.(*)
Menyigi Hasil Ujian Nasional Siswa-Siswi Payakumbuh SMAN 1, SMKN 1 dan MAN 2 Rangking Pertama
Ada yang menarik dari pengumuman hasil Ujian Nasional( UN) tingkat SMA,
MA dan SMK tahun pelajaran 2012 / 2013 di Kota
Payakumbuh, Jumat( 24 / 5) lalu. Posisi teratas atau nilai tertinggi ujian nasional, ternyata masih ditempati
SMAN 1, MAN 2 dan SMKN 1.
FAJAR R V— Payakumbuh
KETIGA sekolah tersebut, meraih nilai tertinggi untuk seluruh program studi yang diujikan dalam Ujian Nasional tahun ini. Yakni, program studi IPA dan IPS untuk tingkat SMA / MA, Keagamaan untuk tingkat MA, dan Kejuruan untuk tingkat SMK. Selain meraih nilai tertinggi UN SMAN 1 di Tiaka, MAN 2 di Balai Nan Duo, dan SMKN 1 di Tanjuanggadang, berhasil pula menempati posisi teratas, untuk nilai Ujian Sekolah( US) dan Nilai Akhir( NA).
Kepala Dinas Pendidikan Payakumbuh Hasan Basri, mengapresiasi keberhasilan tiga sekolah itu. Dia yakin, keberhasilan itu tidak lepas dari peran kepala sekolah, guru, siswa-siswi, wali murid, komite dan masyarakat.” Kita berharap, sukses SMAN 1, MAN 2 dan SMKN 1 meraih rangking pertama dalam rekapitulasi UN, US dan NA tahun ini, dapat memotivasi SMA, MA dan SMK lainnya meraih prestasi serupa tahun depan,” kata Hasan Basri, akhir pekan kemarin.
Data yang diperoleh Padang Ekspres dari Hasan Basri, SMAN 1 meraih jumlah nilai 42,23 untuk program studi IPA dan 42,74 untuk program studi IPS. Sedangkan MAN 2, memperoleh nilai 39,43 untuk program studi IPA dan 36,93 untuk program studi IPS. Sementara SMKN 1 memperoleh jumlah nilai 28,03. Hasan menyampaikan untuk rangking pertama, diraih SMAN 1. Sedangkan rangking kedua, didapat SMAN 2 di Bukiksitabuah. Kendati rangking dua, nilai yang diperoleh SMAN 2 cukup bagus. Yakni, 41,05 untuk program studi IPA dan 40,10 untuk program studi IPS.
Sedangkan SMAN 3 yang berada di Nankodok, meraih rangking tiga. Dengan jumlah nilai
37,78 untuk program studi IPA dan 38,17 untuk program studi IPS, serta 36,97 untuk program studi bahasa.” Khusus program studi bahasa, SMAN 3 tidak punya saingan,"” kata Hasan Basri.
Sementara rangking empat UN tingkat SMA, didapat dua sekolah, yakni SMA PGRI dan SMA Nusantara. SMA PGRI dapat rangking empat untuk program studi IPA dan SMAN Nusantara unggul di program studi IPS.
Adapun peringkat kelima, sama-sama didapat SMA 4 dan SMA PGRI. Bedanya, SMAN 4 untuk program studi IPA, dan SMA PGRI program studi IPS.
Peringkat MA / SMK
Untuk madrasah aliyah( MA), Hasan Basri menyampaikan untuk program studi IPA, peringkat pertama diraih MAN 2 Payakumbuh di Balai Nan Duo dengan jumlah nilai 39,43. Disusul MAN 1 di Parambahan pada peringkat kedua dengan jumlah nilai 33,10. Serta MAN 3 di Tiaka pada peringkat ketiga, dengan jumlah nilai
Untuk program studi IPS, peringkat pertama MAN 2 dengan nilai 36, 98. Peringkat kedua MAN 3, dengan nilai 34,65 dan peringkat tiga MAN 1 dengan nilai 32,78.
Lalu, peringkat empat dan lima, UN tingkat MA untuk program studi IPA, diperoleh MAS Tarbiyah Koto Panjang atau MTI Koto Panjang Lampasi, dan MAS Pakan Sinayan.
Hasil UN SMK di Payakumbuh, peringkat pertama didapat SMKN 1 di Tanjuanggadang, dengan nilai 28,03. Peringkat kedua SMKN 2 di Bulakan Balai Kandi, dengan nilai 24,90 dan peringkat tiga SMKN 3 di Kelurahan Padang Tangah Payobada, dengan nilai 24,79.
Selanjutnya, peringkat empat SMN 2 Kosgoro dengan nilai 24,06. Peringkat lima SMK Mitra dengan nilai 22,75.
Nilai Meragukan
Payakumbuh tahun ini meraih peringkat 4 di Sumbar atau naik dua digit dari tahun lalu peringkat 6. Menurut Hasan Basri, kelulusan UN tahun ini semakin membaik. Buktinya, dari 3.347 siswa SMA, MA dan SMK yang ikut ujian, hanya 20 orang yang diumumkan tak lulus. Itupun masih belum final atau meragukan.(***)