Padang Ekspres

RABU
BNN Pantau Sindikat Ini sejak 3 Bulan Lalu
Bambang, Azis, Desmond dan Herman, Disebut
CMYK

RABU

• 29 MEI 2013 • 19 RAJAB 1434 H Rp 3. 750

Luar Kota + Ongkos Kirim

Ketua DPRD Solok Hilang di Hutan

20 Orang Belum Ditemukan, 19 Selamat

1
2
WILIAN & YULICEF ANTHONY redaksi @ padangekspres. co. id
Padang, Padek— Sebanyak 21 dari 40 orang rombongan napak tilas menyusuri jalur Jorong Ujungladang, Nagari Kotosani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok tembus ke Pasalalang, Belimbing, Kuranji, Kota Padang, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Solok

Napak Tilas

Menyisakan Kekhawatiran
3
Syafri Dt Siri Marajo, dilaporkan hilang di kawasan hutan Bukit Barisan, Kabupaten Solok. Sedangkan 19 orang lainnya, sudah berhasil diselamatkan tim SAR gabungan dalam kondisi lemas, kemarin( 28 / 5).
Selain Dt Siri Marajo, dua ajudannya Pen dan Dedi juga hilang. Lalu, Kepala Jorong Padangbelimbing Jul, Aseng dan Dasril( Polhut), Wen( Sekretaris Nagari Kotosani),( selengkapnya lihat grafis). Sedangkan 19 korban yang berhasil dievakuasi kemarin, di antaranya Zulkifli, Rusdi, Kiri, If, Edison, Met( lihat grafis). Ke-19 orang ini ditemukan di kawasan perbukitan Aiadingin, Kecamatan Kototangah, Padang. Mereka dievakuasi ke posko yang didirikan di Pasalalang, Belimbing, Kecamatan
Kuranji, Padang.
Kepala Badan Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana( BPKPB) Padang,
� Baca Ketua... Hal 7
KORBAN SELAMAT: Sebagian korban selamat napak tilas Kotosani, Kabupaten Solok-Pasalalang, Padang, beristirahat di Posko Pasalalang, Belimbing, Kuranji, Kota Padang, kemarin( 28 / 5).
SY RIDWAN / PADEK
6
Syafri Dt Siri Marajo
Dan Kami adakan tutupan di atas hati mereka dan sumbatan di telinga mereka, agar mereka tidak dapat memahaminya. Dan apabila kamu menyebut Tuhanmu saja dalam Al Quran, niscaya mereka berpaling ke belakang karena bencinya.
( QS. Al Israa’: 46)
4
5
7
Koto Sani
PADANG
SOLOK
DAHLAN ISKAN
SUBUH....... 04.50 ZUHUR........ 12.18 ASHAR........ 15.43 MAGHRIB.... 18.23 ISYA............. 19.37
Koreksi Waktu: Alahanpanjang-1 menit, Air Bangis + 4 menit, Balai Selasa-1 menit, Batusangkar-1 menit, Dharmasraya – 3 menit, Muara Labuh-2 menit, Painan-1 menit, Sijunjung-2 menit, Sawahlunto-1 menit, Simp Empat + 2 menit, Solok-1 menit, Sei Limau + 1 menit

Esensi

Jatuh bangun itulah yang akan membuat orang terus semakin belajar dan tajam dalam nalurinya. Sehingga dia tidak boleh jatuh atau gagal lagi.
DIKUTIP DARI BUKU” THE WISDOM OF DAHLAN ISKAN”

TERAS UTAMA

Quo Vadis Penuntasan Kasus Korupsi Sumbar?

Mestika Zed
Guru Besar Sejarah Ekonomi Politik, FIS, UNP.
FAKTA itu suci, opini liar. Itulah salah satu adagium jurnalistik yang saya dengar dari seorang teman di media, ketika mengomentari kegalauan pemberantasan korupsi di Sumbar. Bagi orang awam hukum, seperti penulis, fakta adalah fakta dan opini adalah opini, dan pada tingkat analisis terakhir disebut interpretasi. Interpretasi hukum, kata mendiang Satjipto Rahardjo, mestilah didasarkan pada temuan fakta-fakta hukum itu sendiri, dan bukan pada opini liar yang semena-mena.
� Baca Quo... Hal 7
Ketua DPRD Kabupaten Solok, Syafri Dt Siri Marajo
HUDA / PADEK
DIBAWA KE JAKARTA: Tersangka penyelundupan sabu 2,8 kg, Jeni Restiawati( baju kotak-kotak) ketika diperlihatkan kepada awak media, di aula Kantor Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Teluk Bayur.

2 Napi Asing Kendalikan Sabu 2,8 Kg

BNN Pantau Sindikat Ini sejak 3 Bulan Lalu

Padang, Padek— Penangkapan seorang wanita asal Tanggerang, Banten, Jeni Restiawati, 30, membawa sabu-sabu seberat 2,81 kg di Bandara Internasional Minangkabau( BIM) Minggu( 26 / 5) lalu, mengungkap fakta baru. Dari nyanyian
7
Jeni, terungkap otak di balik peredaran barang haram senilai Rp 3 miliar itu, adalah dua narapidana asing di salah satu Lembaga Pemasyarakatan( LP) di Pulau Jawa.
Demikian diungkapkan penyidik muda Badan Narkotika Nasional( BNN), Reni Puspita kepada Padang Ekspres usai konferensi pers di aula Kantor Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Teluk Bayur, Padang, kemarin( 28 / 5).
� Baca 2 Napi... Hal 7
Koto Sani GRAFIS: ORTA

Uang Simulator Mengalir ke Banggar

Bambang, Azis, Desmond dan Herman, Disebut

Jakarta, Padek— Dugaan aliran dana simulator SIM ke anggota DPR mulai terkuak. Lewat kesaksian ketua panitia lelang simulator SIM, AKBP Teddy Rusmawan, terungkap dana senilai Rp 4 miliar masuk ke kantong anggota Badan Anggaran DPR. Meski begitu, Teddy mengaku tidak tahu untuk apa uang tersebut diserahkan ke Nazaruddin cs.
Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi simulator SIM kemarin menghadirkan Teddy sebagai saksi pertama. Dia membuka semua permainan lelang yang dilakukan Irjen Djoko Susilo yang kala itu menjabat Kepala Korlantas Polri dengan Budi Susanto. Dia mengungkapkan aliran dana
Teddy Rusmawan
resmi dan tidak resmi.
Aliran dana resmi adalah pembayaran pengadaan alat simulator roda dua dan empat yang dilakukan PT ITI milik Budi Susanto. Kemudian, majelis hakim menanyakan aliran dana tidak resmi.“ Kami diperintah terdakwa memberikan uang kepada anggota dewan( DPR),” ujar Teddy.
� Baca Uang... Hal 7
CMYK

Pinta Manullang Dirikan Rumah Singgah untuk Anak-anak Pasien Kanker

Terinspirasi Kisah Anaknya Berjuang Melawan Leukemia

Fasilitas medis untuk penderita kanker masih terbatas di Indonesia. Padahal, jumlah penderitanya cukup banyak. Pinta Manullang-Panggabean dengan Yayasan Anyo Indonesia memberikan fasilitas rumah singgah untuk anak-anak penderita kanker dari daerah yang berobat di Jakarta.
M. HILMI SETIAWAN— Jakarta
MARKAS Yayasan Anyo Indonesia( YAI) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Rumah Anyo terletak di Jalan Anggrek Nelli Murni A-110, Slipi, Jakarta Barat. Jika dibanding deretan rumah di sekitarnya, Rumah
HILMI SETIAWAN / JAWA POS
PEDULI KANKER: Ketua Yayasan Anyo Indonesia( YAI) Pinta Manulang-Panggabean
Anyo terlihat jangkung. Lantai satu rumah itu lebih tinggi sekitar 2 meter dari jalan raya.
Saat dikunjungi Kamis pekan lalu( 16 / 5), Rumah Anyo tampak sepi. Hari itu tidak banyak“ tamu” yang datang.
Meski begitu, pengelola tetap menyiapkan aneka mainan layaknya di taman kanak-kanak di teras rumah. Misalnya, ayunan, papan luncur, dan bentuk-bentuk permainan lain yang tertata rapi.
Rumah Anyo didirikan Pinta Manullang-Panggabean bersama suaminya, Sabar Manullang. Rumah singgah dua lantai mulai beroperasi pada 27 Juni 2012 itu mempunyai luas sekitar 300 meter persegi. Dengan luas tersebut, bangunan itu mampu menampung 24 pasien beserta pendampingnya.
Pasien kanker menginap di Rumah Anyo umumnya berasal dari luar Jakarta. Antara lain, Makassar, Lampung, Banjarmasin, dan kota-kota lain.
� Baca Terinspirasi... Hal 2
• www. padangekspres. co. id • redaksi @ padangekspres. co. id REDAKSI 0751-778886 IKLAN 0751-778882 KORAN 0751-778884