ND Magazine 17 NDMag-17 | Page 19

Cara menyayangi binatang

Mengenal Lingkungan Melalui Wisata Alam

Pagi itu cuaca tidak bersahabat, hujan turun rintik-rintik, akan tetapi tidak mematahkan semangat anak-anak kelas II SD Notre Dame untuk mengikuti karyawista yang tentunya akan menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus tak terlupakan.
Pada hari Kamis, 16 Februari 2017 para guru SD Notre Dame mengajak siswa siswinya untuk mengenal lingkungan dunia hewan dan tumbuhtumbuhan dengan berkunjung ke Kuntum yang terletak di Jalan Raya Bogor, Jawa Barat.
Suara obrolan anak-anak kelas II SD sudah terdengar dan memenuhi aula SD Notre Dame. Dengan wajah ceria anak-anak berkumpul di aula, duduk dan berbaris menurut kelasnya. Para guru pendamping mengabsen dan membagikan name tag.
Karyawisata ini diikuti oleh 103 siswa kelas II SD Notre Dame, dan 8 guru pendamping serta kepala sekolah Sr. Maria Nicoline SND, SP. d. Mereka berangkat pukul 07.30 WIB. Sebelum berangkat anak-anak diberi beberapa pengarahan dan diakhiri dengan doa. Anak-anak berbaris menuju bus dengan didampingi wali kelas masing-masing. Kelas II A dan II B di bus A dan Kelas II C dan IID masuk di bus B. Bus berangkat dengan disertai senyum dan lambaian orang tua murid yang mengantar putra putrinya.
Horee... sudah sampai!“ Teriak anakanak sambil turun dari Bus.” Petugas menyambut kedatangan anak-anak dengan ramah. Anak-anak berbaris menuju aula untuk meletakkan tas bawaan mereka, lalu masing-masing mendapatkan caping untuk menahan panas maupun hujan yang sudah mulai berhenti. Kegiatan diawali dengan memberi makan kelinci dan marmut dengan didampingi pemandu serta guru pendamping. Anak-anak dengan asyiknya memberi makan kelinci, bahkan ada juga yang berani menggendongnya sambil membelai bulunya yang lembut dan halus.
Setelah memberi makan kelinci, anak-anak melanjutkan kegiatan berikutnya, yaitu memberi makan kambing serta memberi susu kambing dengan botol susu. Anak-anak sangat gembira dapat berhasil melihat kambing menghabiskan susu di botol. Kegiatan selanjutnya anak anak memberi makan sapi. Mereka dengan beraninya memberi makan sapi hingga rumput yang ia pegang habis dimakan. Namun ada beberapa siswa yang takut mendekatinya.
Kegiatan masih berlanjut lagi yaitu memberi makan burung, ayam, dan angsa. Anak-anak sangat girang ketika memberi makan burung merpati. Ketika menaburkan makanan burung dengan sekejap burung-burung merpati itu mengerumuninya.“ Wow! Bagaikan berada di luar negri,“ seru anak-anak dengan wajah berseri-seri. Sambil berjalan anak-anak melanjutkan kegiatannya menuju ke ladang untuk panen raya.
Dalam perjalanannya itu mereka dapat pengalaman baru melihat pohon Ara yang sedang berbuah lebat. Pohon itu sangat unik, karena tidak mempunyai bunga tetapi langsung berbuah di batangnya. Dengan membawa kantong plastik anak anak memetik sayuran, antara lain: cesin, bayam, kangkung, dan ubi untuk dibawa pulang.
Kegiatan yang dinantikan adalah menangkap ikan. Setelah mengambil plastik yang berjaring mereka menceburkan diri ke kolam. Anakanak tidak menghiraukan lagi bajunya yang basah. Keinginan mereka hanya satu, yaitu berhasil menangkap ikan sebanyak-banyaknya.“ Asyik, asyik, aku dapat menangkap ikan!” seru anak-anak sambil berlari memasukkan ikan di ember yang sudah disediakan. Semua ikan di kolam sudah berhasil mereka tangkap semua, kemudian mereka mandi membersihkan diri.
Kegiatan terakhir adalah naik kuda, mereka sangat senang menikmati derap langkah kuda di alam terbuka. Banyak manfaat dari kegiatan karyawisata, yaitu agar anak-anak mengenal berbagai macam hewan, jenis makanannya, cara merawat, dan tempat hidupnya. Mereka dapat langsung menyentuh, memegang, dan menyayanginya.
Mereka juga dapat mengagumi ciptaan Tuhan melalui tumbuh-tumbuhan yang segar, dapat dikonsumsi oleh manusia secara langsung. Selain mendapat tambahan pengalaman, mereka dapat mengenal siapa petani itu, apa pekerjaannya, sehingga dapat menghargai hasil bumi dengan benar. Anak-anak nampak sangat ceria dapat saling membantu sesama siswa, menunjukkan keberaniannya dan dapat meningkatkan sosialisasi antar teman. Mereka mengamati dan merasakan alam secara langsung. Karyawisata ini juga dapat meningkatkan rasa ingin tahu, penalaran anak, perkembangan secara sosial, dan emosi.
Kegiatan berakhir pukul 15.00 WIB, mereka berbaris masuk ke bus dengan guru pendampingnya untuk menuju ke sekolah Notre Dame. Dengan hati senang mereka membawa hasil panennya dan ikan yang ditangkapnya. Mereka sangat puas mendapatkan pengalaman nyata dan tak terlupakan dalam hidupnya. Sampai di sekolah pukul 16.30 disambut orang tua masing-masing dengan rasa syukur. Tuhan telah mendampingi dan memberkati kegiatan karyawisata ini dengan selamat. Tuhan memberkati.
Anya / VII
Notre Dame | Januari-Maret 2017
19