Karya Warga
Mikroplastik:
“Monster Mini Dangerous ”
Oleh: Kurais Fikran
Kecil bagaikan pasir, tetapi butiran mu tak terlihat olehku, begitu sangat berbahayanya kamu di
rumahku nan indah, mengganggu, bahkan membunuh kami.
T
ahu dak wahai kawan, Sampah yang kita
ketahui hanyalah sebatas berukuran yang
bisa kita lihat, tapi tahu dak ada sampah
yang berukuran sangatlah kecil yang dak bisa
dilihat langsung mata telanjang, iya itulah
namanya sampah mikroplas k, mikro plas k ini
adalah salah satu sampah plas k yang berukuran
kurang dari 5 mm yang memiliki resiko sangat
berbahaya.
secara umum mikroplas k dibedakan menjadi 2,
mikroplas k primer maupun sekunder, menurut
kalavrouzio s suatu mikroplas k akan menjadi
primer ke ka ia langsung dibentuk dan diproduksi
untuk beberapa tujuan dan kepen ngan tertentu
dengan mengolah bahan polimer yang masih
mentah dan belum diolah sama sekali. Jika suatu
mikroplas k terbentuk dari penguraian benda
berbahan plas k yang lebih besar, maka
mikroplas k tersebut tergolong mikroplas k
sekunder.
Banyak ancaman yang terjadi ke ka mikroplas k
berada diperairan, dampak-dampak nega f seper
ke ka mikroplas k termakan oleh organisme
perairan yang dapat membunuh secara perlahan
karena dak tercernanya mikroplas k di tubuh
organisme tersebut. Mikroplas k juga berpotensi
mencemari rantai makanan serta
mengkontaminasi pada biota ekosistem/habitat,
Karena mikroplas k dapat menyerap dan
melepaskan bahan kimia yang sangat beracun,
seper PCB's, nonyphelols, bisphenol A, dan
phthalates serta masih banyak bahan kimia
lainnya.
Mikroplas k mampu menutupi perairan terumbu
karang yang mampu meningkatkan toksisitas
perairan serta menyumbat saluran pencernaan
terumbu karang sehingga menyebabkan ma
kelaparan
40 MSP MAGAZINE
E D I S I 2
Baru-baru ini saya melihat isu ditemukannya
mikroplas k pada garam dua peneli an
terpisah yang dilakukan oleh peneli
U n i v e rs i ta s H a s a n u d d i n , d a n p u s a t
Oceanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan
Indonesia, menurut Reza peneli asal LIPI ini
mengungkapkan 10-20 par kel mikroplas k
per kilogram garam ditemukannya di
beberapa tambak garam daerah pantai utara
jawa, yaitu kudus, pa , demak dan rembang,
sementara itu peneli UNHAS yang dilakukan
di tambak garam Jeneponto sebanyak 11 dari
16 sampel yang diteli mengandung 31
par kel mikroplas k dengan ngkat,
kontaminasi sebesar 68, 75 persen. Dari sini
kita bisa lihat dan perlu berha -ha terhadap
konsumsi garam, karena apabila masuk ke
tubuh manusia maka akan berdampak buruk
bagi kesehatan.
B e b e ra p a u p aya p e m e r i n ta h d a l a m
penanganan sampah plas k, menteri
kelautan fan perikanan (KKP) memgeluarkan
Peraturan Dirjen No: 11/PER-DJKP3K/2015
tentang Pedoman Pengelolaan Limbah di
Kawasan Wisata Kuliner Pantai, selain itu
pemerintah membuat Pedoman Pengelolaan
Pencemaran Sampah Domes k di Wilayah