MSP MAGAZINE MSP MAGAZINE EDISI 2 | Page 26

Artikel Data Mangrove Lokasi ini juga merupakan lokasi yang memiliki begitu banyak keanekaragaman jenis mangrove yang tumbuh di sekitar lokasi pematang tambak dan di pinggir garis pantai sehingga mudah untuk melakukan rehabilitasi mangrove secara alami di tempat ini. Di daerah ini ditemukan 13 spesies mangrove yang tumbuh baik di sekitar pematang tambak maupun di sekitar garis pantai. Adapun spesies mangrove tersebut antara lain : Aigieceras, Avicennia marina, Avicennia alba, Avicennia lanata, Avicennia officinalis, Bruguiera cylindrica, Ceriops tagal, Excoecaria agallocah, Lumnitzera racemosa, Rhizophora apiculata, Rhizophora stylosa, Rhizophora mucronata dan Sonneratia alba (Iman, 2014). Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa vegetasi mangrove di dusun Kuri Caddi dikategorikan rusak dengan persentase penutupan 9.64% setelah dirata- ratakan dari setiap substasiun, tingkat kerapatan jarang, didominasi vegetasi mangrove jenis Avicennia spp. Perlu adanya penelitian lebih lanjut pada daerah tersebut agar didapatkan data yang lebih akurat untuk kepentingan konservasi mangrove berhubung data yang didapatkan hanya satu musim. Semoga kedepannya KMP MSP dapat melakukan berbagai kegiatan pengabdian di wilayah ini sebagai bentuk kerjasama sekaligus media pembelajaran bagi segenap warga KMP MSP khususnya dalam segi keprofesian yang tidak lepas dari ekosistem mangrove. REFERENSI Ashton, E.C. & D.J. Macintosh. 2002. Preliminary assessment of the plant diversity and community ecology of the Sematan mangrove forest, Sarawak, Malaysia. Forest Ecology and Management 166: 111- 129. Barkey, R. 1990. Mangrove Sulawesi Selatan (Struktur, Fungsi dan Laju Degradasi, Prosiding seminar Keterpaduan Antara Konservasi dan Tata Guna Laha Basah di Sulawesi Selatan. LIPI-Pemda Sulawesi Selatan Fachrul, M.F. (2007). Metode Sampling Bioekologi. Bumi Aksara. Jakarta. Iman, Akhzan Nur. 2014. Kesesuaian Lahan Untuk Perencanaan Rehabilitasi Mangrove dengan Pendekatan Analisis Elevasi di Kuri Caddi, Kabupaten Maros (Skripsi). Universitas hasanuddin. Makassar. Kementerian Lingkungan Hidup, 2004. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 201 Tahun 2004 Tentang Kriteria Baku Dan PedomanPenentuan Kerusakan Mangrove, Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup. Noor, Y., Khazali, M. & Suryadiputra, I., 1999. Pedoman Pengenalan Mangrove di Indonesia. 2 ed. Bogor: Wetlands International Indonesian Programe. Nybakken, J. W. 1993. Dasar-dasar Ekologi Mangrove . PT. Gramedia, Jakarta . Warongan, C.W.A. 2009. Kajian Ekologi Ekosistem Mangrove untuk Rehabilitasi di Desa Tiwoho Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara Prov. Sulawesi Utara. Tesis Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor. 24 MSP MAGAZINE E D I S I 2