Media Informasi Kemaritiman Cakrawala Edisi 414 Tahun 2013 | Page 97

hanya dengan kewaspadaan dan kesadaran security (alert and security mindedness) dari tiap anggota yang ada sangkut pautnya dengan soal perencanaan. Selain itu penyimpangan dokumendokumen yang langsung atau tidak langsung mengenai rencana tadi perlu diawasi. 5. Kekuatan. Tempat-tempat atau daerah-daerah serta peralatan-peralatan dimana organisasi kita kuat, merupakan sasaran target bagi pihak lawan. Setelah pihak lawan tadi mengetahui sasaran-sasaran tadi, maka mereka dengan jalan physical sabotage akan berusaha menghancurkan pusat-pusat kekuatan kita tadi. Hal ini dapat dicegah dengan pengawalan langsung ataupun tersembunyi. Menyikapi arti penting dari pengamanan di lingkungan kerja TNI AL maka seluruh personel TNI AL baik organik aktif maupun PNS diharapkan selalu memelihara sikap security mindedness (waspada keamanan) yang disinyalir telah mengalami penurunan secara signifikan. Kesadaran dan rasa tanggung jawab keamanan (security minded) di lingkungan kerja yang cenderung menurun ini apabila dibiarkan secara terus menerus dapat membahayakan keberadaan personel itu sendiri maupun kantor di mana dirinya bekerja. Hal ini dapat dilihat dari beberapa fakta diantaranya: mudahnya tamu mengadakan kontak dan berkomunikasi dengan anggota, lemahnya pengawasan ketertiban dan pemakaian ID Card, menurunnya pengawasan terhadap tamu/rekanan, lemahnya pengawasan keluar masuk kendaraan dan barang, lemahnya pengawasan terhadap hal-hal yang mencurigakan di lingkungan komplek/kantor serta pengaturan dan pengawasan kendaraan tamu. Karena kita tidak pernah tahu kapan serta di mana lawan atau bakal lawan akan berusaha melakukan sabotase di kantor kita. Tak seorangpun tahu siapa dan bilamana aksi terror akan terjadi. Security Minded menjadi sangat penting ketika kita dihadapkan dengan ancaman yang semakin kompleks. Masih hangat dalam ingatan kita kejadian yang telah merenggut nyawa dua orang Perwira dalam kecelakaan saat latihan dengan kapal selam KRI Cakra 401 di Pasir Putih, Situbondo. Bisa saja kecelakaan tersebut karena kurangnya pengamanan personel pada saat latihan Publication Exercise (PUBEX). Juga tidak menutup kemungkinan kecelakaan terbakarnya kapal KRI Klewang di dermaga Pangkalan TNI AL, Kabupaten Banyuwangi merupakan dampak dari kurangnya pengamanan material. SIFAT KEPRIBADIAN MENJAGA SECURITY MINDED a. Kewaspadaan (alertness). Bila kita selalu waspada maka akan timbul pada diri kita perasaan selalu curiga terhadap sekeliling kita. Karena kita selalu curiga, kita tidak menggunakan mulut kita secara sembarangan, malahan kita akan lebih banyak menggunakan telinga dan mata, artinya hanya mendengarkan dan melihat dan tidak berbicara sama sekali. b. Keyakinan (convinceness). Bila kita yakin akan tujuan dan perjuangan atau pekerjaan yang kita hadapi, maka dengan sendirinya setiap pembicaraan dan perbuatan yang akan kita lakukan, dipertimbangkan dengan masakmasak lebih dahulu. Dengan adanya keyakinan itu, tidak memungkinkan terlanggarnya security. c. Kesadaran (conciousness). Dimanapun juga kita berada, bila kita selalu sadar, sedikitpun tidak akan lengah, sehingga dapat membedakan apa yang baik dan apa yang buruk. Karena sifat sadar yang terus menerus ini security tak mungkin bisa terlanggar. Sadar juga berarti tak terpengaruh oleh minuman keras, nafsu amarah, nafsu birahi, obat bius, rasa dendam dan sebagainya. Oleh karena itu diharapkan setiap anggota TNI AL mempedomani kembali kembali aturan-aturan pengamanan yang telah ditentukan serta ruang lingkup kegiatan pengamanan. Obyek dari pengamanan meliputi: pengamanan personel, pengamanan material, pengamanan dokumen serta pengamanan kegiatan. Dengan demikian harapan ke depan bilamana seluruh personel TNI AL telah memiliki security minded yang tinggi maka usaha-usaha lawan atau bakal lawan untuk melakukan sabotase maupun kegiatan intelijen lainnya dapat dieliminasi sekecil mungkin. © Staf Dispamal Beginikah security minded kita? Cakrawala Edisi 414 Tahun 2013 97