Media Informasi Kemaritiman Cakrawala Edisi 412 Tahun 2013 | страница 46

INFO 46 PENATAAN RUANG LAUT GUNA MENDUKUNG PENYELENGGARAAN HANKAMNEG DI LAUT P embinaan dan penggunaan kekuatan TNI AL pada hakekatnya diarahkan guna terwujudnya kemampuan “Pengendalian Laut” sebagai salah satu tugas universal dari setiap Angkatan Laut. Pengendalian laut tidak berarti mengendalikan seluruh wilayah laut, karena hal itu akan menuntut suatu kekuatan yang sangat besar yang tidak mungkin dipenuhi oleh negara manapun. Oleh karenanya pengendalian laut lebih dibatasi pada pengendalian Garis Perhubungan Laut (GPL) baik sebagai jalur strategis maupun jalur-jalur operasi. Bertolak dari konsep pemecahan masalah-masalah Hankamneg di laut, maka penentuan jalur strategis maupun jalur operasi dilaksanakan melalui analisa lingkungan strategis serta pertimbangan kondisi Geografis dan Hidrometeorologi guna menghasilkan perkiraan intensitas dan kapasitas ancaman. Dengan mengetahui jalur strategis maupun jalur operasi serta kapasitas dan intensitas ancamannya, maka dapat ditentukan daerahdaerah atau kawasan-kawasan operasional serta besar dan jenis kekuatan yang harus diproyeksikan ke daerah atau kawasan tersebut tanpa meninggalkan azas-azas/ doktrin/prinsip-prinsip/taktik-taktik peperangan laut. Selaras dengan doktrin penyelenggaraan Hankamneg di laut, maka pembinaan potensi maritim untuk menjadi kekuatan pendukung bagi Hankamneg di laut perlu diwujudkan dalam keserasian dengan perkembangan kekuatan TNI AL. Dari uraian di atas, maka tata ruang laut dalam rangka mendukung Hankamneg di laut akan meliputi : a. Daerah/kawasan operasi yang didalamnya terdapat jalur strategis dan jalur operasi. b. Daerah-daerah latihan dalam rangka pembinaan kemampuan. c. Area-area pelibatan yang berpedoman pada sistem pertahanan mendalam sesuai dengan Strategi Pertahanan Laut Nusantara. d. Pangkalan-pangkalan pendukung satuan operasional. e. Desa-desa pantai potensial. f. Daerah pembangunan aspek kelautan. PRINSIP UNIVERSAL STRATEGI ANGKATAN LAUT Prinsip universal ini merupakan prinsip dasar dalam hal strategi yang telah dimiliki oleh Angkatan Laut di semua negara. Adapun prinsip universal ini, antara lain: a. Untuk menjaga agar pantaipantai dalam kedaulatan negara terbebaskan dari serangan musuh, melumpuhkan kekuatan musuh, meghancurkan kekuatan musuh dan menyeret musuh kepada kekuasaan kita serta menjamin kebebasan jalur perekonomian negara. b. Armada yang dapat menjamin kebebasan pergerakan kepentingan negaranya di lautan dan mencegahnya dari serangan lawan adalah Armada yang menguasai dan mengendalikan lautanya. c. Strategi Angkatan Laut berbeda dengan Strategi Angkatan Darat misalnya untuk penguasaan kawasan darat dimana peluang logistik seperti air dan makanan lebih mudah didapat. Karenanya pengatur strategi Angkatan Laut harus lebih fasih dalam melakukan perhitungan dukungan logistiknya selain logistik persenjataanya