Media BPP April 2016 Vol 1 No 1 | Page 27

perundangan tentang pembayaran tunjangan peneliti.
Di tempat lain, pada Komisi III yang membahas kemaritiman, Subiyono selaku koordinator mengajak seluruh peserta untuk berdiskusi mengenai peran litbang dalam hal kemaritiman. Mengingat keadaan geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan jumlah pulau terbanyak, yakni 18.110 pulau, juga sebagai negara yang memiliki wilayah laut mencapai dua pertiga dari luas wilayahnya. Indonesia juga menjadi negara terpanjang kedua di dunia dengan pantai sepanjang 95.181 Km. Dari sektor laut saja, Indonesia bisa memberikan lapangan kerja bagi 180 juta penduduk.
Teguh Winarno BPP Provinsi Jateng
juga menyentuh aspek implementasi tunjangan jabatan bagi peneliti berdasarkan Peraturan Presiden No 100 Tahun 2012 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Peneliti yang menyatakan besaran tunjangan peneliti.“ Faktanya di daerah banyak ditemukan peneliti yang belum dibayarkan tunjangan sesuai dengan aturan tersebut. Masih lemahnya pemahaman pengelola bidang kepegawaian dan keuangan tentang kewajiban membayar tunjangan sesuai dengan SK Pengangkatan dan besaran tunjangan fungsional peneliti sesuai aturan tersebut,” paparnya.
Hal itu lalu mendapatkan respons dari Roni yang mengatakan, sebaiknya daerah mematuhi ketentuan
“ Sesuai dengan pidato Presiden Jokowi dengan citacitanya menjadikan negara kita sebagai negara maritim, dan sesuai dengan agenda Nawacita, maka peran BPP di sini menjadi penting sebagai lembaga perumusan UU berdasarkan penelitian,” imbuhnya.
Tepat pukul 19.00 acara kembali dimulai. Perwakilan komisi memaparkan hasil sidangnya. Setidaknya, ada 5 hasil sidang Komisi I, 7 hasil sidang Komisi II, dan 7 hasil sidang Komisi III. Atau untuk mudah dihafal, 5-7-7 trio komisi.
Pemaparan hasil rapat per komisi disepakati dengan baik tanpa ada pertanyaan atau intervensi lagi. Mereka sepakat, hasil sidang Rakornas 2016 itu sudah sejalan dengan seluruh pemikiran BPP se-Indonesia. Acara Rakornas Kelitbangan 2016 ditutup dengan penandatangan surat usulan hasil rapat per komisi oleh Domoe Abdi.“ Kegiatan Rakornas yang sudah rutin, dan sudah kita tradisikan selama 9 tahun semoga menjadi pokok arah kebijakan yang berkualitas dan sesuai dengan cita-cita Nawacita,” kata Domoe
Jarum jam tepat menunjukan pukul 23.00 WITA. Seluruh peserta merasakan kepuasaan dan lega atas hasil musyawarah yang berjalan dengan lancar. Acara ditutup dengan menyanyikan lagu Gemu Famire. Meski lelah, mereka tetap bersuka ria dengan dendangan musik NTT lalu berfoto bersama.( IFR)
VOLUME 1 NO. 1 | APRIL 2016 25