kualifikasi
sepertimu,
kan?
Ayahku
meyakinkanku.
“Sudahlah, Yah. Jangan pikirkan itu
sekarang. Kita pulang dulu.”
“Tapi, kamu pertimbangkan baikbaik, yaa …?” pinta Ayahku.
Hatiku
dirundung
kebingungan.
Kebingungan hubunganku dengan Lestari
lebih
kupikirkan
daripada
tawaran
pekerjaan yang disuguhkan oleh ayahku.
Rumah ...
Sesampainya di kampung halaman,
rasa rinduku terhadap Lestari semakin
44