dapat rezeki dengan cara yang jujur. Itu
cukup.”
“Aku
ingin
memperjuangkanmu,
dik.” Timpalku
“Dan
siapa
diperjuangkan,
memandangku
berbeda.
yang
tidak
Mas?”
dengan
Tetap
Lestari
senyuman.
manis
ingin
dan
Tidak
begitu
menghangatkan.
Kata-katanya
memberikanku
semangat baru yang sempat melumpuh.
“Setelah ini, apa rencanamu, Mas?”
tanya Lestari
40