44 | KALIBRASI | JUNI 2013
the mystery of existence
beda dari gambaran yang kita bisa lukiskan satu dasawarsa lalu. Namun sketsa perdana konsep baru ini bisa dijajaki keberadaannya sejak seabad sebelumnya.
Menurut konsep tradisional alam semesta, benda bergeral sepanjang jalur yang tertera jelas dan punya sejarah yang tentu. Kita dapat mencari posisi tepat benda pada tiap saat sepanjang waktu. Waktu penjelasan itu cukup ampuh untuk keperluan sehari-sehari, pada 1920-an didapati bahwa gambaran“ klasik” tersebut tak dapat menerangkan perilaku ajaib yang teramati pada skala keberadaan atom dan sub-atom. Sebaliknya, diperlukan kerangka berbeda, bernama fisika kuantum. Teori-teori kuantum terbukti luar biasa akurat dalam memperkirakan jalannya peristiwa dalam skala tersebut, sambil kembali menghasilkan perkiraan teori klasik terdahulu apabila diterapkan kepada dunia makroskopis kehidupan sehari-hari. Namun fisika kuantum dan klasik didasarkan kepada konsep kenyataan fisik yang amatlah beda.
Teori-teori kuantum bisa dirumuskan dalam berbagai cara, namun penjabarannya, yang paling intuitif diberikan oleh Richard Feynman, sosok kaya nuansa yang berkarya di California Institute of Technology dan bermain drum bongo di tempat pertunjukan tari tanggal baju yang terletak di jalan yang sama. Menu-
“
Teori-teori kuantum terbukti luar biasa akurat dalam memperkirakan jalannya peristiwa dalam skala tersebut, sambil kembali menghasilkan perkiraan teori klasik terdahulu apabila diterapkan kepada dunia makroskopis kehidupan sehari-hari. Namun fisika kuantum dan klasik didasarkan kepada konsep kenyataan fisik yang amatlah beda.
44 | KALIBRASI | JUNI 2013