J. E. N. I.
} return result;
} public static void main( String args []) { int n = Integer. parseInt( args [ 0 ]); System. out. println( factorial( n));
}
Dibawah ini merupakan listing program yang sama tetapi menggunakan rekursif.
}
class FactorialRecur { static int factorial( int n) { if( n == 1) { /* The base case */ return 1;
} /* Recursive definition; Self-invocation */ return factorial( n-1)* n;
} public static void main( String args []) { int n = Integer. parseInt( args [ 0 ]); System. out. println( factorial( n));
}
3.2.4 Print n in any Base: Contoh yang lain
Sekarang, pertimbangan dari masalah dalam pencetakkan suatu angka desimal yang nilai basenya telah ditetapkan oleh pengguna. Ingat bahwa solusi dalam hal ini untuk menggunakan repetitive division dan untuk menulis sisa perhitungannya. Proses akan berakhir ketika sisa hasil pembagian kurang dari base yang ditetapkan. Dapat diasumsikan jika nilai input desimal adalah 10 dan kita akan mengkonversinya menjadi base 8. Inilah solusinya dengan perhitungan menggunakan pensil dan kertas.
Dari solusi diatas, 10 adalah sama dengan 12 base 8. Contoh berikutnya. Nilai input desimalnya adalah 165 dan akan dikonversi ke base 16.
Pengenalan Pemrograman 2 3