ISS SCHOOL OF LIFE
Terakhir, pada 2017, sebuah pin BIMA Club
pun disematkan di kerah baju seragamnya.
“Dua puluh satu tahun sudah saya
berbakti di sini, dan dari tahun ke tahun
ISS Indonesia membuktikan dirinya sebagai
perusahaan yang sangat memperhatikan
karyawan yang berprestasi,” ujar Triyono
yang berpostur tinggi 165cm ini dengan
bangga.
TRIYONO | Service Supervisor, Molex Ayus - BIMA CLUB TBE 79
SEMANGAT PEMENANG YANG
MENGUBAH JALAN HIDUP
Dari logat bicaranya, kita sudah bisa
menebak sosok pria satu ini pasti berasal
dari sebuah daerah di Pulau Jawa. Benar,
sosok pria bernama Triyono ini berasal dari
kota Klaten, Jawa Tengah.
Berbekal ijazah SLTP dari kampung
halamannya, Triyono mengadu nasib
di Ibukota. Kala itu sebuah perusahaan
penyedia jasa kebersihan lokal membuka
kesempatan untuk bergabung. Seiring
tuntutan pengguna jasa yang makin
meningkat perusahaan ini pun menyerah.
“Tak lama kemudian ISS Indonesia
mengakuisisi perusahaan tersebut, akhirnya
saya direkrut (juga) oleh ISS Indonesia,”
tutur penggemar nasi goreng dan minum
teh ini.
“ISS Indonesia adalah perusahaan besar,
dan punya jenjang karir yang jelas,” papar
Triyono dengan penuh semangat. Demi
sebuah asa mencapai karir yang lebih baik,
ayah dari Dimas dan David ini pun dengan
24
Vol. 2 - No. 07 | November 2017 | GREAT ISS
penuh gairah mengikuti Program Paket C
setiap Senin, Selasa, dan Rabu.
Meski tidak terurai melalui kata-kata, namun
semangat entrepreneurship we act nyata
tergambar jelas dalam sikap keseharian pria
kelahiran 9 Juni 1976 ini dalam bekerja.
“Ingin melakukan perubahan-perubahan
untuk mendatangkan portofolio yang
lebih besar kepada perusahaan. Bila
jumlah sumberdaya manusia bertambah,
maka portofolio kita bertambah,” terang
pengagum Presiden Joko Widodo dan
musisi Iwan Fals ini kepada GREAT.
Triyono kemudian mengenang saat awal
bergabung di ISS Indonesia pada 1996
silam. Berkat ketelatenan dan ketekunan
dalam bekerja serta semangat pemenang,
Triyono meraih berbagai penghargaan.
Pada 2003 dan 2004, secara berturut-
turut ia meraih Quality Award. Dua tahun
kemudian, yaitu 2006 serta 2007, Triyono
menerima penghargaan Bintang Empat.
Mal, perkantoran, rumah sakit, dan pabrik
pembuat komponen otomotif telah menjadi
wadah yang membentuk jiwa pengabdian
Triyono menjadi lebih baik. “Saya bangga
bahwa baik perusahaan maupun klien
dapat memandang saya sebagai anggota
tim yang dapat diandalkan. Awalnya, saya
mengelola 25 orang anggota tim, tapi kini
sekitar 200 orang merupakan bagian dari
tanggungjawab saya,” tandasnya. Terus
menjaga kebersihan area dan membina
komunikasi terbuka, baik dengan atasan
maupun klien, adalah beberapa tips yang
ia lakukan.
“ISS Indonesia adalah
perusahaan besar, dan punya
jenjang karir yang jelas”
Triyono
Jelang matahari terbenam saat seluruh
aktivitas sehari-harinya rampung, Triyono
pun menyiapkan kendaraan untuk
menjemput kedua putranya di salah satu
kediaman kerabat. Rutinitias ini kerap ia
lakukan setiap hari saat mencari nafkah.
Keluarga bagi Triyono adalah segalanya.
Karena, motivasi utamanya adalah
membahagiakan keluarga dan orangtua
yang merupakan implementasi rasa syukur
atas seluruh pencapaian dan perubahan
hidup yang ia terima selama ini.