Great ISS November 2017 | Página 24

ISS SCHOOL OF LIFE Terakhir, pada 2017, sebuah pin BIMA Club pun disematkan di kerah baju seragamnya. “Dua puluh satu tahun sudah saya berbakti di sini, dan dari tahun ke tahun ISS Indonesia membuktikan dirinya sebagai perusahaan yang sangat memperhatikan karyawan yang berprestasi,” ujar Triyono yang berpostur tinggi 165cm ini dengan bangga. TRIYONO | Service Supervisor, Molex Ayus - BIMA CLUB TBE 79 SEMANGAT PEMENANG YANG MENGUBAH JALAN HIDUP Dari logat bicaranya, kita sudah bisa menebak sosok pria satu ini pasti berasal dari sebuah daerah di Pulau Jawa. Benar, sosok pria bernama Triyono ini berasal dari kota Klaten, Jawa Tengah. Berbekal ijazah SLTP dari kampung halamannya, Triyono mengadu nasib di Ibukota. Kala itu sebuah perusahaan penyedia jasa kebersihan lokal membuka kesempatan untuk bergabung. Seiring tuntutan pengguna jasa yang makin meningkat perusahaan ini pun menyerah. “Tak lama kemudian ISS Indonesia mengakuisisi perusahaan tersebut, akhirnya saya direkrut (juga) oleh ISS Indonesia,” tutur penggemar nasi goreng dan minum teh ini. “ISS Indonesia adalah perusahaan besar, dan punya jenjang karir yang jelas,” papar Triyono dengan penuh semangat. Demi sebuah asa mencapai karir yang lebih baik, ayah dari Dimas dan David ini pun dengan 24 Vol. 2 - No. 07 | November 2017 | GREAT ISS penuh gairah mengikuti Program Paket C setiap Senin, Selasa, dan Rabu. Meski tidak terurai melalui kata-kata, namun semangat entrepreneurship we act nyata tergambar jelas dalam sikap keseharian pria kelahiran 9 Juni 1976 ini dalam bekerja. “Ingin melakukan perubahan-perubahan untuk mendatangkan portofolio yang lebih besar kepada perusahaan. Bila jumlah sumberdaya manusia bertambah, maka portofolio kita bertambah,” terang pengagum Presiden Joko Widodo dan musisi Iwan Fals ini kepada GREAT. Triyono kemudian mengenang saat awal bergabung di ISS Indonesia pada 1996 silam. Berkat ketelatenan dan ketekunan dalam bekerja serta semangat pemenang, Triyono meraih berbagai penghargaan. Pada 2003 dan 2004, secara berturut- turut ia meraih Quality Award. Dua tahun kemudian, yaitu 2006 serta 2007, Triyono menerima penghargaan Bintang Empat. Mal, perkantoran, rumah sakit, dan pabrik pembuat komponen otomotif telah menjadi wadah yang membentuk jiwa pengabdian Triyono menjadi lebih baik. “Saya bangga bahwa baik perusahaan maupun klien dapat memandang saya sebagai anggota tim yang dapat diandalkan. Awalnya, saya mengelola 25 orang anggota tim, tapi kini sekitar 200 orang merupakan bagian dari tanggungjawab saya,” tandasnya. Terus menjaga kebersihan area dan membina komunikasi terbuka, baik dengan atasan maupun klien, adalah beberapa tips yang ia lakukan. “ISS Indonesia adalah perusahaan besar, dan punya jenjang karir yang jelas” Triyono Jelang matahari terbenam saat seluruh aktivitas sehari-harinya rampung, Triyono pun menyiapkan kendaraan untuk menjemput kedua putranya di salah satu kediaman kerabat. Rutinitias ini kerap ia lakukan setiap hari saat mencari nafkah. Keluarga bagi Triyono adalah segalanya. Karena, motivasi utamanya adalah membahagiakan keluarga dan orangtua yang merupakan implementasi rasa syukur atas seluruh pencapaian dan perubahan hidup yang ia terima selama ini.