Great ISS November 2017 | Page 23

ISS SCHOOL OF LIFE
Kegagalan adalah sebuah keberhasilan yang tertunda. Itulah yang pernah ia alami sebelum akhirnya didapuk menjadi Service Supervisor pada 2014. Dodi meriwayatkan bagaimana ia mengalami kegagalan dalam beberapa bentuk ujian dan pelatihan saat ia bekerja sebagai seorang cleaner. Asa nya nyaris terhempas dan semangatnya hampir kandas saat menghadapi kenyataan itu. Sampai suatu ketika, Zainuddin – supervisornya ketika itu- mengatakan“ Baru segitu aja minta resign, gimana mau jadi pengawas beneran.”
DODI SUTAMA | Service Supervisor, Apt Paladian Park- BIMA CLUB TBE 79

JANGAN MENYERAH, SETIAP MASALAH ADA HIKMAHNYA

Bagai sebuah anak panah yang meluncur deras dari busur yang menusuk dadanya, teguran itu membangkitkan kembali geloranya dalam meraih hasrat. Dodi pun kemudian berjanji pada dirinya untuk senantiasi konsisten pada hasil terbaik, terus mengupayakan kejujuran dalam sikap
Rasanya saat itu lebih tepat dikatakan“ masih malam” daripada“ sudah pagi”. Jam tangan hitam yang melingkar di lengan kirinya belum lagi menunjukkan angka lima pagi. Namun pria pemilik nama lengkap Dodi Sutama ini, sudah mesti mempersiapkan motornya untuk berangkat kerja. Suami dari Nurbaini ini, setiap hari menempuh jarak yang cukup jauh, yaitu dari daerah Cikokol di Tangerang menuju daerah Kelapa Gading di Jakarta Utara.“ Kalau masuk pagi, maka pukul 05.15 WIB saya sudah harus sudah berada di lokasi. Malam hari, saya tiba di rumah sekitar pukul delapan atau sembilan,” ujar ayah satu putra berusia 6 tahun ini tanpa berkeluh kesah.
Sosok pengagum Bapak Proklamator RI ini sedang mempersiapkan perujudan mimpinya untuk bisa menjadi seorang Service Manager di mana pun ia ditempatkan. Karena itu Dodi tidak ragu untuk mengikuti Program Paket C selaras dengan sisa waktu yang ia miliki selepas beraktivitas.“ Maunya sih kuliah, tapi waktunya belum ada karena kerja,” ujar penggemar mie ayam dan kopi hitam ini.
Pasca melewati sembilan tahun malang melintang di dunia cleaning service, penggemar sepakbola dan futsal ini mengakui telah mengalami perubahan yang positif.“ Di sini( ISS Indonesia) gaji saya jauh lebih baik dan dibayarkan tepat waktu dengan nominal setara UMR, sehingga sekarang bisa punya tabungan. Selain itu, jenjang karir juga jelas,” ujarnya dengan nada tegas menyakinkan. Tidak hanya dari sisi materi, Dodi pun sanggup mengekspresikan perubahan yang terjadi pada cara berpikirnya.“ Pola pikir lebih berkembang, juga lebih baik dalam hal berkomunikasi,” tutur pria berkulit sawo matang ini.
“ Pola pikir lebih berkembang, juga lebih baik dalam hal berkomunikasi”
Dodi Sutama
dan kata, serta berdedikasi terhadap waktu kerja serta memegang teguh pada prinsip kehidupannya,“ Jangan pernah menyerah, karena setiap masalah ada hikmahnya.”
Vol. 2- No. 07 | November 2017 | GREAT ISS
23