Fakta Mengenai Jerman 2015 2015 | Page 142

140 | 141 KEBUDAYAAN & MEDIA TEMA DIALOG ANTARBUDAYA Dalam menjalin hubungan antarnegara, kebijak- gai negara yang kehidupan budayanya sukses an di bidang budaya dan pendidikan merupa- dan beragam, serta menampilkan citra Jerman kan pilar ketiga politik luar negeri Jerman, di yang sesuai perkembangan zaman di luar negeri. samping diplomasi klasik dan kebijakan ekono- Langkah konkret antara lain berupa dukungan mi. Kebijakan budaya itu bertujuan utama un- untuk program kebudayaan, seperti pameran, tuk menciptakan landasan yang baik bagi pertunjukan teater dari Jerman, subsidi untuk hubungan dengan negara lain melalui pertu- karya sastra atau film, tetapi juga berbagai karan dan kerja sama di bidang kebudayaan, proyek dalam rangka dialog dengan dunia Is- pendidikan dan ilmu, begitu juga dengan mem- lam. buka peluang bagi dialog antarmanusia secara langsung. Dengan demikian kebijakan luar ne- Pengertian Budaya yang Menyeluruh geri bidang budaya membuka jalan untuk saling Menjadi Dasar Program dan Proyek pengertian – suatu dasar penting bagi politik yang mengusahakan penyeimbangan damai. Hanya bagian lebih kecil dari kebijakan buda- Tugas lain dari kebijakan bidang budaya dan yanya dilaksanakan sendiri oleh Kementerian pendidikan adalah, menyebarluaskan bahasa Luar Negeri Jerman. Tugas itu terutama dise- Jerman di dunia, memperkenalkan Jerman seba- rahkan kepada sejumlah organisasi perantara yang umumnya berupa badan nonprofit dan yang fokus kerjanya berbeda-beda, seperti DAFTAR ∙ Museum seni terbesar: Hamburger Kunsthalle ∙ Orkes terbesar Gewandhausorchester Leipzig ∙ Bioskop terbesar: Cinemaxx di Essen ∙ Panggung teater terbesar: Friedrichstadtpalast (Berlin) ∙ Gedung festival terbesar: Festspielhaus Baden-Baden Goethe-Institut, Institut für Auslandsbeziehungen (ifa), Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD), Komisi Jerman UNESCO, atau Alexander-von-Humboldt-Stiftung (perihal kebijakan di bidang pendidikan lihat bab “Pendidikan & Ilmu“). Lingkup kerja organisasi perantara itu didefinisikan dalam kesepakatan tujuan, namun mereka bertindak independen dalam merancang dan melaksanakan program dan proyek. Goethe-Institut hadir dengan 159 perwakilan di 98 negara. Lembaga kebudayaan itu mendukung belajaran bahasa Jerman dan memelihara kerja sama kebudayaan internasional. Selaku lembaga untuk hubungan luar negeri, ifa terutama memajukan dialog budaya