Campus Guide Jakarta - Edisi Perdana Febuary 2015 | Page 48
Calon peserta didik akan diuji melalui ujian saringan
masuk secara tertulis (placement test), dengan mata ujian
bidang umum yaitu matematika, bahasa Inggris, fisika, bahasa
Indonesia, dan tes kemampuan umum. Selain itu, juga terdapat
tes kesehatan, kesamaptaan, tes wawancara, tes psikologi, dan
pantukhir. Lulusan peserta didik STTD dapat diberikan hak untuk
menggunakan gelar Ahli Muda (A.Ma) bagi lulusan program
Diploma II, Ahli Madya (A.Md) bagi lulusan program Diploma III,
dan Sarjana Sains Terapan (S.ST) bagi lulusan program Diploma IV.
Di STTD terdapat lima program studi setingkat diploma
yang dapat dipilih calon peserta didik. Yang pertama adalah
Diploma III Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Peserta
didik dilatih untuk menjadi ahli lalu lintas transportasi jalan.
Mereka mempelajari identifikasi aspek-aspek yang berkaitan
dengan permintaan dan pelayanan transportasi di bidang
jalan, melakukan perencanaan transportasi, mengidentifikasi
biaya operasi kendaraan dan menyusun tarif pentarifan,
mengidentifikasi dan menentukan alternatif pemecahan
masalah terkait operasional jalan, merencanakan dan mendesain
prasarana lalu lintas dan angkutan umum; menganalisa dan
mengusulkan pencegahan kecelakaan.
Lama pendidikan program studi Diploma III LLAJ adalah
selama 3 (tiga) tahun sama dengan 6 (enam) semester, dimana
pada semester 4 taruna diwajibkan untuk mengikuti program KKL
(kuliah Kerja Lapangan) dan pada semester 6 diwajibkan untuk
mengikuti PKL (Praktek Kerja Lapangan) yang tersebar pada
beberapa di wilayah Indonesia dengan hasil akhir berupa Laporan
umum untuk kelompok dan KKW (Kerta Kerja Wajib) sebagai
tugas akhir perseorangan yang nantinya akan dipresentasikan dan
dipertahankan di Sidang Kelulusan Akhir Program
Program kedua yakni Diploma III Perkeretaapian.
Program studi ini merupakan kerja sama antara Badan
Diklat Perhubungan dengan ditjen KA serta