Campus Guide Jakarta - Edisi Perdana Febuary 2015 | Seite 47

COURSE STTD: Benahi Transportasi Darat Indonesia Foto : Dok. Istimewa Oleh: Wanda Ayu A. S ebagai bagian dari upaya pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, konektivitas kawasan melalui pembangunan juga terus ditingkatkan melalui percepatan implementasi Master Plan on ASEAN Connectivity (MPAC). Konektivitas yang dimaksud terdiri dari konektivitas secara fisik (transportasi laut, darat, dan udara), konektivitas institusi (ASEAN Single Window) dan konektivitas people to people (budaya, pariwisata dan pendidikan). Program-program moda transportasi yang telah disiapkan untuk mendukung pengembangan konektivitas ASEAN, salah satunya adalah Kunming to Singapore Rail Link (SKRL) dan dihubungkan ke Surabaya, Indonesia. Ditilik dari perannya, transportasi darat sangat vital sebagai pengumpan atau feeder dalam sistem transportasi nasional. Sementara, transportasi laut dan udara berperan sebagai tulang punggung penyelenggaraan transportasi nasional. Transportasi darat sangat penting karena memiliki peran yang sangat besar dalam menyatukan seluruh sistem transportasi pada angkutan barang, sebagaimana perannya sebagai feeder. Namun demikian, pengembangan transportasi darat tentu saja, sekali lagi harus selaras dan terintegrasi dengan arah pengembangan moda transportasi lain. Jika transportasi darat yang terintegrasi secara efektif dan efisien terwujud, aksesibilitas masyarakat menjadi jauh lebih mudah. Selisih harga barang dan jasa yang jauh berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya seperti yang terjadi saat ini, akan semakin berkurang. Sentra-sentra produksi di setiap pulau tidak lagi terkendala dengan masalah transportasi sehingga pengembangan dan peningkatan perekonomian baik di daerah maupun secara nasional dapat berjalan sesuai harapan. Jika pengintegrasian ini terwujud, maka hal tersebut akan membawa dampak positif terhadap para pelaku industri transportasi darat, terutama guna meningkatkan daya saing. Jadi, pada waktu ASEAN Economic Community 2015 dibuka, para pelaku industri transportasi nasional siap bersaing dengan pelaku industri sejenis lain di regional ASEAN. Menghadapi hal tersebut, sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan Indonesia mendatang harus memiiki kualifikasi canggih, handal dan tahan banting. Mereka harus punya kualitas dan profesionalitas di bidang transportasi darat sekaligus harus ditunjang dengan kemampuan non-teknis atau soft skill yang mendukung tugas utamanya. Salah satu cara Pemerintah untuk menggenjot kualitas SDM ini adalah dengan mendorong peningkatan sekolah-sekolah tinggi milik pemerintah yang terfokus untuk menghasilkan tenaga siap pakai yang berkualitas di bidang transportasi darat. Sekolah Tinggi Transportasi Darat atau disingkat STTD adalah salah satu perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan yang menyelenggarakan pendidikan yang berbasis vokasi atau setara diploma. Syarat untuk mendaftar di sekolah ini adalah calon pendaftar harus merupakan lulusan SMU/MA jurusan IPA atau lulusan SMK jurusan teknik mesin, otomotif, elektronika, bangunan, industri, survei dan pemetaan, telekomunikasi, dan teknik/komputer. Khusus untuk D3 perkeretaapian juga menerima lulusan SMK dari teknik ketenagalistrikan. Cara pendaftarannya adalah dengan datang langsung ke alamat lokasi STTD di Bekasi bagi pendaftar yang berdomisili di Jabodetabek. Bagi pendaftar yang berdomosili di luar Jabodetabek dapat mendaftar langsung ke UPT Perhubungan atau Dinas Perhubungan yang ditetapkan oleh BPSDM Perhubungan sebagai pelaksana pendaftaran. FEBRUARI 2015 | CAMPUS GUIDE 45