KEPEMIMPINAN INDONESIA
ABAD 21
“Seorang pemimpin membawa orang lain ke tempat yang mereka inginkan.
Seorang pemimpin besar membawa orang lain ke tempat yang belum tentu mereka
inginkan, tetapi harus mereka tuju”
Rosalynn Carter ---mantan Ibu Negara Amerika Serikat---
K
epemimpinan atau leadership nasional
tentunya meliputi seluruh aspek peri kehidupan
berbangsa dan bernegara, baik bidang sosial
budaya, politik, ekonomi maupun pertahanan dan
keamanan nasional. Nasionalis pada kepemimpinan
nasional, artinya leadership yang terlibat harus
memiliki jiwa maupun aspirasi kebangsaan
dengan karakter dan kultur yang memadai, di
samping memiliki dedikasi atau pengabdian yang
sesungguhnya untuk mengutamakan kepentingan
nasional di atas kepentingan pribadi maupun
golongan, demi kemajuan, keadilan dan integritas
bangsa.
Kepemimpinan hendaknya memiliki karakter
terpuji yang melekat pada sikap fisik maupun jiwanya
secara menetap, juga mampu melakukan prinsipprinsip aturan negara yang berjalan, yang akhirnya
leadership sanggup merealisasikan idealisme
bersama, menciptakan masa depan yang lebih baik
dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menuju
NKRI yang adil dan makmur, serta dihormati oleh
negara-negara di kawasan Asia Pasifik serta negaranegara di dunia lainnya.
Karakter Kepemimpinan
a. Kepemimpinan
Kata “pemimpin” muncul tahun 1300, manakala
muncul kata “kepemimpinan“ (leadership) di tahun
1800, beberapa definisi kepemimpinan (Dr. H.
Syamsul Arifin, M.Pd., 2012).
1) Seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan
kelebihan (khususnya di satu bidang), sehingga
mampu mempengaruhi orang-orang lain untuk
bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas
tertentu demi tercapainya satu atau beberapa
tujuan.
2)
Seorang yang memimpin dengan jalan
memprakarsai tingkah laku sosial dengan
mengatur, mengarahkan, mengorganisir, atau
mengontrol usaha/upaya orang lain, atau melalui
prestise, kekuasaan atau posisi (pengertian yang
luas).
3)
Seorang yang membimbing, memimpin
dengan bantuan kualitas persuasifnya, dan
akseptensi (penerimaan) secara sukarela oleh
pengikutnya (pengertian sempit)
4) Ada beberapa tipe kepemimpinan;
a) Otokratis yaitu tipe pemimpin berdasarkan
kekuasaan dan paksaan yang mutlak harus
dipatuhi.
b)
Militeristis yaitu pemimpin yang banyak
menggunakan
sistem
perintah
atau
sistem komando dari atasan ke bawahan
sifatnya keras dan sangat otoriter sehingga
menghendaki bawahan selalu patuh.
c) Paternalistis yaitu pemimpin yang bersikap
melindungi bawahan sebagai seorang bapak
atau sebagai seorang ibu yang penuh kasih
sayang.
d)
Kharismatis
yaitu
pemimpin
yang
didasarkan karena seseorang memiliki
kekuatan, energi atau daya tarik yang luar
biasa.
e)
Demokratis
yaitu
pemimpin
yang
berorientasi pada manusia dan memberikan
bimbingan kepada pengikutnya. Hal ini
menekankan pada rasa tanggung jawab dan
kerja sama yang baik antarkaryawan.
f) Laissez faire yaitu pemimpin yang
membiarkan bawahan berbuat semaunya
sendiri, semua pekerjaan dan tanggung jawab
dilakukan bawahan.
b. Teori Kepemimpinan
Ditinjau
dari
sejarah,
pemimpin
atau
kepemimpinan lahir sejak nenek moyang, sejak
terjadinya hubungan kerjasama atau usaha bersama
antara manusia yang satu dengan dengan manusia
yang lain untuk mencapai tujuan bersama yang telah
ditetapkan. Jadi kepemimpinan lahir bersama-sama
Cakrawala Edisi 419 Tahun 2014
33