Cakrawala Edisi 419 | Page 33

KEPEMIMPINAN INDONESIA ABAD 21 “Seorang pemimpin membawa orang lain ke tempat yang mereka inginkan. Seorang pemimpin besar membawa orang lain ke tempat yang belum tentu mereka inginkan, tetapi harus mereka tuju” Rosalynn Carter ---mantan Ibu Negara Amerika Serikat--- K epemimpinan atau leadership nasional tentunya meliputi seluruh aspek peri kehidupan berbangsa dan bernegara, baik bidang sosial budaya, politik, ekonomi maupun pertahanan dan keamanan nasional. Nasionalis pada kepemimpinan nasional, artinya leadership yang terlibat harus memiliki jiwa maupun aspirasi kebangsaan dengan karakter dan kultur yang memadai, di samping memiliki dedikasi atau pengabdian yang sesungguhnya untuk mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi maupun golongan, demi kemajuan, keadilan dan integritas bangsa. Kepemimpinan hendaknya memiliki karakter terpuji yang melekat pada sikap fisik maupun jiwanya secara menetap, juga mampu melakukan prinsipprinsip aturan negara yang berjalan, yang akhirnya leadership sanggup merealisasikan idealisme bersama, menciptakan masa depan yang lebih baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menuju NKRI yang adil dan makmur, serta dihormati oleh negara-negara di kawasan Asia Pasifik serta negaranegara di dunia lainnya. Karakter Kepemimpinan a. Kepemimpinan Kata “pemimpin” muncul tahun 1300, manakala muncul kata “kepemimpinan“ (leadership) di tahun 1800, beberapa definisi kepemimpinan (Dr. H. Syamsul Arifin, M.Pd., 2012). 1) Seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan (khususnya di satu bidang), sehingga mampu mempengaruhi orang-orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi tercapainya satu atau beberapa tujuan. 2) Seorang yang memimpin dengan jalan memprakarsai tingkah laku sosial dengan mengatur, mengarahkan, mengorganisir, atau mengontrol usaha/upaya orang lain, atau melalui prestise, kekuasaan atau posisi (pengertian yang luas). 3) Seorang yang membimbing, memimpin dengan bantuan kualitas persuasifnya, dan akseptensi (penerimaan) secara sukarela oleh pengikutnya (pengertian sempit) 4) Ada beberapa tipe kepemimpinan; a) Otokratis yaitu tipe pemimpin berdasarkan kekuasaan dan paksaan yang mutlak harus dipatuhi. b) Militeristis yaitu pemimpin yang banyak menggunakan sistem perintah atau sistem komando dari atasan ke bawahan sifatnya keras dan sangat otoriter sehingga menghendaki bawahan selalu patuh. c) Paternalistis yaitu pemimpin yang bersikap melindungi bawahan sebagai seorang bapak atau sebagai seorang ibu yang penuh kasih sayang. d) Kharismatis yaitu pemimpin yang didasarkan karena seseorang memiliki kekuatan, energi atau daya tarik yang luar biasa. e) Demokratis yaitu pemimpin yang berorientasi pada manusia dan memberikan bimbingan kepada pengikutnya. Hal ini menekankan pada rasa tanggung jawab dan kerja sama yang baik antarkaryawan. f) Laissez faire yaitu pemimpin yang membiarkan bawahan berbuat semaunya sendiri, semua pekerjaan dan tanggung jawab dilakukan bawahan. b. Teori Kepemimpinan Ditinjau dari sejarah, pemimpin atau kepemimpinan lahir sejak nenek moyang, sejak terjadinya hubungan kerjasama atau usaha bersama antara manusia yang satu dengan dengan manusia yang lain untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan. Jadi kepemimpinan lahir bersama-sama Cakrawala Edisi 419 Tahun 2014 33