Bluebird - Mutiarabiru Mutiarabiru Magazine - Februari 2018 | Page 49

Going Places Destination Pha Kak Liang Suasana China Terletak di Bangka Utara, sekitar 40 kilometer dari Pangkalpinang, Kelenteng Pha Kak Liang berdiri kokoh di lahan bekas tambang timah yang luasnya mencapai 2 hektare. Suasana China tempo dulu sudah mulai terasa sejak memasuki pintu gerbang yang berhiaskan aksara Tionghoa, ditambah lagi dengan ornamen berwarna merah dan kuning layaknya di negeri China. Salah satu bagian utama yang juga menjadi daya tarik kelenteng ini adalah bangunan di atas kolam raksasa yang dipenuhi oleh ikan air tawar. Jangan membayangkan Pha Kak Liang sebagai situs yang marak wisata. Situs yang cukup jauh ditempuh dari pusat kota ini lebih cocok bagi mereka yang benar-benar tertarik pada perjalanan esensial. 1 jam 45 menit dari pusat Kota Pangkalpinang Kampung Gedong Tempo Dulu Gedong dalam bahasa Melayu digunakan untuk menggambarkan rumah besar. Rata-rata rumah di Kampung Gedong berukuran 12 x 18 meter, dan beratap genteng tanah liat khas Tionghoa Hakka. Kabarnya, penduduk desa Kampung Gedong adalah keturunan dari China Daratan yang didatangkan ke Bangka oleh kolonial Belanda untuk dipekerjakan sebagai penambang timah. Menempati lahan seluas 2,5 hektare, suasana perkampungan pecinan tertua di Bangka ini terkesan sepi, tenang, dan membangkitkan suasana film China tempo dulu. Ada tujuh rumah yang masih mempertahankan keasliannya sejak pertama kali dibangun. Usianya diperkirakan lebih dari 100 tahun dan konstruksinya masih menggunakan pasak, bukan paku. Desa ini baru saja terjamah listrik setelah sekian lama menggunakan energi secara swadaya. Pastikan untuk berperilaku sopan ketika berinteraksi dengan penduduk setempat demi keamanan.  25 menit dari Pha Kak Liang Mutiara Biru 47