FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) I
MENJARING ASPIRASI,
MENANGKAP PERSEPSI
Foto: Suasana FGD dengan Guru di Kec. Sumur, Pandeglang, Banten.
Salah satu program yang dijalankan oleh Sahabat
ARB adalah Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan ini
dimaksudkan untuk memperoleh persepsi dan pendapat
subyektif kelompok masyarakat tertentu tentang para
kandidat capres, khususnya Aburizal Bakrie (ARB),
sekaligus untuk menjaring aspirasi dan harapan masyarakat
kepada pemimpin Indonesia di masa datang. FGD adalah
salah satu metode riset kualitatif untuk pengumpulan data
dalam sebuah penelitian dan didesain untuk dilaksanakan
secara santai dalam suasana nyaman.
Guna menjaga obyektivitas selama diskusi, FGD
dipandu seorang moderator yang berfungsi sebagai
fasilitator dengan tugas utama menciptakan dan menjaga
suasana yang kondusif. Ketika peserta FGD adalah
kelompok masyarakat yang relatif terbuka dan mudah
menerima informasi, moderator hanya menjaga tema
dan sistematika agenda, tanpa mengintervensi suasana
dan alur diskusi, sehingga dapat ditangkap top of mind
pendapat masyarakat. Namun ketika peserta FGD adalah
kelompok masyarakat yang tertutup dan tidak mudah
mendapat informasi, moderator bertugas memberikan
beberapa pertanyaan pemancing supaya peserta dapat
menyampaikan pendapatnya.
78
Terhitung sejak pertama dilaksanakan, 17-19
September 2012, telah ratusan FGD digelar oleh Sahabat
ARB bersama masyarakat. Petani, nelayan, pelajar,
mahasiswa, ibu rumah tangga, guru, satpam, buruh
bangunan, peternak, tukang ojek serta pedagang kecil
adalah sebagian dari lapisan masyarakat atau kelompok
profesi yang diundang untuk terlibat sebagai peserta
aktif dalam FGD. Kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan
di Jabodetabek, namun juga di beberapa kabupaten/kota
di Jawa, seperti Pandeglang, Sukabumi, Tasikmalaya,
Yogyakarta, Bojonegoro, Ngawi, Ponorogo, dan Madiun.
Temuan Umum
Beberapa temuan penting yang berhasil direkam tim
sahabat ARB berkaitan dengan aspirasi dan isu-isu tertentu
yang terbagi atas beberapa bagian, antara lain:
1. Harapan masyarakat terhadap calon
presiden adalah terwujudnya kesejahteraan
melalui kebijakan yang dapat meningkatkan
perekonomian dan kesejahteraan mereka.
Salah satunya melalui jaminan stabilitas harga
sembako.
2. Secara umum persepsi masyarakat terhadap