SQM MAGZ JUN-JUL 2013 HAPPY READING! | Page 18

wedding news 18 East Meets West P ernikahan merupakan suatu moment yang tak mungkin dilupakan. Banyak yang harus difikirkan sebelum kita merencanakannya. Selain tempat acara, dekorasi, undangan, makanan, dan juga konsep pernikahan, tradisional atau internasional yang akhirnya berhubungan dengan busana yang dikenakan mempelai. Menyadari hal tersebut, Multi Kreasi Enterprise dan Shangri-La Hotel Jakarta, beberapa waktu lalu ini mengangkat tema East Meets West Part III Embrace World’s Coming Together. Tema ini diambil karena meningkatnya permintaan konsep pernikahan yang memadukan dua budaya Timur dan Barat. “Perpaduan tersebut, tidak hanya seputar budaya Indonesia dengan budaya Eropa saja. Tetapi budaya negeri Asia Timur dan Selatan, seperti India, Turki, Korea, dan Jepang, dengan Eropa. Bisa juga budaya Indonesia berpadu dengan Asia Timur dan Selatan itu,” katanya menambahkan. “Kami melihat makin banyak permintaan konsep pernikahan yang memadukan budaya timur dan barat,” ujar Emil Eriyanto, Direktur MKE. Pada acara pembukaan, 18 desainer menampilkan koleksi busana pengantinnya diatas catwalk. Parade itu dibagi dalam tiga konsep busana, yaitu busana pengantin tradisional Indonesia, busana internasional, dan gaun yang terinspirasi dari budaya negara lain. Salah satu desainer yang menampilkan konsep gaun pengantin tradisional adalah Ferry Sunarto yang mengambil tema pernikahan Jawa. “Saya ingin menampilkan heritage Indonesia yaitu kebaya tetapi dipadukan dengan sentuhan internasional dan warna yang romantis,” kata Ferry Sunarto.