wedding news
18
East Meets West
P
ernikahan merupakan suatu
moment yang tak mungkin
dilupakan.
Banyak
yang
harus difikirkan sebelum kita
merencanakannya. Selain tempat
acara, dekorasi, undangan, makanan,
dan juga konsep pernikahan,
tradisional atau internasional yang
akhirnya
berhubungan
dengan
busana yang dikenakan mempelai.
Menyadari hal tersebut, Multi Kreasi
Enterprise dan Shangri-La Hotel
Jakarta, beberapa waktu lalu ini
mengangkat tema East Meets West
Part III Embrace World’s Coming
Together. Tema ini diambil karena
meningkatnya permintaan konsep
pernikahan yang memadukan dua
budaya Timur dan Barat.
“Perpaduan tersebut, tidak hanya
seputar budaya Indonesia dengan
budaya Eropa saja. Tetapi budaya
negeri Asia Timur dan Selatan,
seperti India, Turki, Korea, dan
Jepang, dengan Eropa. Bisa juga
budaya Indonesia berpadu dengan
Asia Timur dan Selatan itu,” katanya
menambahkan.
“Kami
melihat
makin
banyak
permintaan
konsep
pernikahan
yang memadukan budaya timur dan
barat,” ujar Emil Eriyanto, Direktur
MKE.
Pada
acara pembukaan, 18 desainer menampilkan
koleksi busana pengantinnya diatas catwalk. Parade itu
dibagi dalam tiga konsep busana, yaitu busana pengantin
tradisional Indonesia, busana internasional, dan gaun yang
terinspirasi dari budaya negara lain.
Salah satu desainer yang menampilkan konsep gaun
pengantin tradisional adalah Ferry Sunarto yang mengambil
tema pernikahan Jawa. “Saya ingin menampilkan heritage
Indonesia yaitu kebaya tetapi dipadukan dengan sentuhan
internasional dan warna yang romantis,” kata Ferry Sunarto.