Pemmzchannel e-Magazine 37 #Juli 2016 | Seite 25

COVERSTORY
Display: CPU: RAM: Storage: GPU:
ODD: Wireless:
Audio
:
Port
:
Battery:
Weight:
Dimension: OS:
ASUS X550VX
15.6 HD( 1366x768) Intel Core i7 6700HQ 4 GB DDR4 1 TB SATA( 5400 rpm) NVIDIA ® GeForce ® GTX950M 2GB DVD / RW SuperMulti WirelessLAN 802.11 b / g / n, Bluetooth 4.0, Ethernet LAN Integrated 1 x Combo Audio Jack 1 x VGA Port / Mini D-Sub 15-pin for external monitor 1 x USB 3.0 port( s) 2 x USB 2.0 port( s) 1 x RJ45 Lan Jack for LAN Insert 1 x HDMI 4-cell Li-ion Polymer 2950mAh 2.45Kg 38.0x25.1x2.92 ~ 3.17cm DOS
Rp. 10.699.000
dikannya mungkin, hanya saja dengan banyak hal yang dikorbankan. Asus X550VX sudah menawarkan DDR4, sayangnya, memori utama dibuat onboard. Tersedia pilihan onboard RAM 4GB dan 8GB untuk SKU X550VX.
Sedangkan Acer mengandalkan generasi baru SoC APU dari AMD dengan kode nama Bristolridge yang menawarkan arsitektur Excavator berfabrikasi 28 nm. Seperti halnya skylake, versi terbaru APU ini sudah mendukung DDR4, bahkan up to 2400 MHz. CPU core hadir dengan clockspeed lebih tinggi lagi dibanding Carrizo. Menurut AMD, maximum performance Bristol Ridge naik sekitar 56 % dibanding arsitektur Kaveri( 5th Gen) yang berbasis streamroller. Atau sekitar 16 % lebih baik dibanding Carrizo( 6th Gen). Untuk GPU, AMD masih mengandalkan dual kartu grafis masing-masing AMD Radeon R8 dan
Spesifikasi pendukung lain
Display:
CPU
:
RAM
:
Storage:
GPU
:
ODD: Wireless:
Audio
:
Port
:
Battery:
Weight:
Dimension: OS:
ACER E5-553G
15.6” HD 1366 x 768 resolution AMD FX-9800P Dual Channel 2 * 4GB DDR4 1 TB HDD + 128GB SSD AMD Dual Graphics Radeon R8 M445DX 2GB DVD-Super Multi double-layer IEEE 802.11b / g / n, Gigabit Ethernet, Bluetooth 4.0 Yes( Standard) 1 x Card Reader 1 x HDMI 1 x USB 2.0 2 x USB 3.0 1 x Network( RJ-45) 1 x Mic-in / Headphone-out 1 x Line in / Line out 4-cell, Lithium Ion( Li-Ion), 2520 mAh 2.4 Kg 342 x 240 29.2( millimeter) Linux
Rp. 8.999.000
banyak dimenangkan oleh Acer E5-553G. Sebut saja Kapasitas memory dimana X550VX hanya menawarkan 4GB sedang Acer E5-553G menawarkan dual channel 2 x 4GB. Tambah lagi storage, saat asus masih bertahan dengan HDD 5400rpm, Acer sudah menawarkan SSD 128GB sebagai storage utama pada E5-553G plus HDD 1TB yang difungsikan sebagai Data Storage.
Asus X550VX versi RAM 4GB dibanderol mulai dari 10,7 juta rupiah, sedangkan Acer E5-553G di tawarkan paling mahal di angka 8,9 juta rupiah( FX9800P + m. 2 128GB + 8GB( 2x4GB). Seperti halnya sisi spesifikasi, segi Upgrade Option juga dimenangkan oleh E5-553G yang bisa diupgrade hingga 32GB RAM dan dual storage. Sedangkan untuk akses ke area komponen, keduanya menawarkan kemudahan lewat maintenece door yang sama-sama fleksibel.
Layar Keduanya menawarkan layar dengan ukuran dan resolusi yang sama. 15.6-inch 1366x768p HD. Menurut info di web global masing-masing vendor, sebenarnya keduanya tersedia dalam pilihan layar 1080p. Sayang 1 milyar sayang, yang masuk Indonesia Cuma yang resolusi HD ini. Kualitas? Agak beda karakteristik. Asus lebih bagus di contrast dan black level sedang Acer unggul di sisi brightness. Tapi keduanya sama-sama menggunakan layar TN dan tanpa lapisan matte.
Design dan Build Quality Sisi desain dan build quality, Acer juga lebih unggul dengan permainan tekstur dan kombinasi logam di bagian upper case-nya. Sedangkan Asus, tetap memilih menggunakan desain versi JX yang mengandalkan motif grafis abstrak yang di lapis silky. Untuk build quality, sejauh mata memandang anda hanya akan menemukan plastik di seluruh barebone X550VX ini. Berbicara handling, termasuk dimensi dan bobot, keduanya sepintas nampak sebanding. Asus X550VX memiliki dimensi 380( W) x 251( D) x 29.2 ~ 31.7( H) mm. Sedangkan Acer E5-552G memiliki dimensi 381.6( W) x 259( D) x 23.9 ~ 30.2( H) mm. Terlihat Asus lebih compact namun Acer lebih slim. Untuk bobot, Asus sedikit lebih berat dengan 2,37 KG melawan Acer yang hanya 2.31 KG.
Performance Kita masuk ke poin yang paling penting yakni performa. Di poin ini kita akan ambil beberapa sampel dengan berbagai metode pengujian, mulai dari benchmark sintesis, in-game dan aplikasi rutin sehari-hari untuk melihat durabilitas dan daya tahan battery masing-masing kontestan.
PemmzChannel e-Magz | 25