REVIEW
dengan tipe CMN15CA ini
sama dengan panel yang
dipakai notebook-notebook
15-inch X series juga A series
Asus. Selain glossy-nya tadi,
panel pada Asus X550JX ini
sudah masuk kategori baik
untuk office dan multimedia.
Penyebaran backlit terlihat
rata disemua area tanpa kami
temukan screen bleeding yang
umumnya muncul di area
pojok panel. Tapi untuk kebutuhan gaming, terutama game
yang sarat area gelap, layar
pada Asus X550JX ini “ngosngos”an menampilkan warna
hitam (black level).
Audio
Jangan terlalu banyak dengan
logo Sonic Master pada Asus
X550JX ini khususnya. Dari
berbagai skenario pengujian
menghasilkan kesimpulan
bahwa Audio pada X550JX
ini kecil sekali. Benar-benar
gak seimbang dengan fisik
barebone 15.6-inchi-nya yang
besar. Sebaiknya pemmzholics
menggunakan headset untuk
pengalaman gaming yang
lebih baik.
Port dan Konektifitas
Untuk sisi konektifitas, Asus
X550JX bisa disejajarkan
dengan kakaknya si ROG
termurah GL552JX. Ini artinya,
tak ada port yang spesial pada
seri ini. Jadi jangan berharap
ada display port apalagi USB
3.1 pada X550JX, karena ka-
kaknya saja gak pakai. Namun
untuk posisinya, agak berbeda
dari si kakak. Ini menandakan
keduanya memang menggunakan desain layout motherboard yang berbeda.
Sebelah kiri Asus X550JXXX031D sangat padat akan
port. Mulai dari Charging port,
Exhaust, Analog VGA, HDMI,
RJ45 port, 2x USB 3.0 port
dan Combo Audio port. Sedangkan sebelah kanan hanya
didedikasikan untuk Optical
drive dan satu buah port USB
2.0 yang mana pada Asus
ROG GL552 digunakan untuk port audio dedicated (non
combo port).
Upgrade Option
Seperti yang kita singgung di
atas, ada poin upgrade option yang disunat pada Asus
X550JX-XX031D ini. Poin itu
adalah M.2 slot yang pada
Asus ROG GL552JX bisa kita
manfaatkan sebagai storage system menggunakan
SSD. Poin ini agak krusial,
dan menurut pemmzchannel
akan membuat Asus X550JX
langsung turun pasaran. Sebab, dengan gap harga yang
lagi-lagi menurut pemmzchannel tidak signifikan, calon
pengguna akan tetap memilih
Asus ROG GL552JX atau All
New Xenom Pegasus sebagai
alternatif.
Performance
Hal ini mungkin tidak perlu
kita bahas lagi berlarut-larut.
Karena di database unit review
yang ada, Geforce GTX950M
2GB GDDR3 sudah banyak
referensinya. Dan semuanya
hampir mirip-mirip. Sebagai
informasi saja, notebook dengan performa Nvidia Geforce
GTX950M terbaik di database
kita masih dipegang oleh All
New Xenom Pegasus. Anda
bisa simak perbandingan performa pada tabel di atas.
Battery
Ini salah satu poin lemah pada
SPESIFICATION
Display : 15.6” HD (1366x768)
CPU : Intel® Core™ i7 4720HQ
Processor 2.6 GHz
RAM : 4 GB DDR3 1600 MHz
SDRAM
Storage : 1 TB SATA 5400 Rpm
GPU : NVIDIA® GeForce® GTX
950M - 2GB GDDR3
Wireless : Integrated 802.11 b/g/n
Built-in Bluetooth™ V4.0
(Optional)
10/100/1000/Gigabits Base
Port : 1 x COMBO audio jack
1 x VGA port/Mini D-sub 15pin for external monitor
2 x USB 3.0 port(s)
1 x USB 2.0 port(s)
1 x RJ45 LAN Jack for LAN
insert
1 x HDMI,
Audio : Built-in Speakers And Microphone, SonicMaster
Battery : 4Cells Li-ion 2950mAh
Dimension : 38.0 x 25.1 x 2.92 ~3.17 cm
(WxDxH)
Weight : 2.45 Kg
Rp. 10,299,000
PemmzChannel e-Magz |
31