Pemmzchannel e-Magazine #29 (November 2015) | Page 26

MSI GE62 6QF APACHE PRO FULL REFRESH INSIDE Lepas “menjajakan” Seri Broadwell di rentang waktu yang sangat singkat yakni bulan Agustus, September dan Oktober 2015. MSI bersiap-siap ikut meramaikan perang notebook ber-processor Intel Skylake di November 2015 ini. Sebagai produk pertama, MSI Indonesia meminta pemmzchannel me review MSI GE62-6QF Apache Pro. Seberapa banyak Intel Skylake meningkatkan performa chip grafis untuk produk notebook? Rifan Fernando Mengusung barebone yang “nyaris sama” dengan seri sebelumnya, artikel review MSI GE62-6QF ini sebaiknya kita fokuskan pada pembahasan performa pengolah grafis-nya. Yang notabene lebih diharapkan saat produk ini mengawal pengguna bermain game. Namun karena ada poin yang dirubah, yakni tampilan keyboard, ada baiknya kita ulas sedikit bagian workstation. New Silver Line Keyboard MSI GE62-6QF Apache Pro tetap menggunakan programmable color keyboard buatan SteelSeries. Hanya saja kali ini, setiap pinggiran tuts dibuat transparan (silver line) hingga mampu membiaskan warna-warni backlit lebih sempurna. Ini cukup membantu menghemat battery karena dengan silver line, kita tak se- 26 | PemmzChannel e-Magz lalu membutuhkan tingkat iluminasi tertinggi. Intel Core i7 6700HQ Mobile Skylake Intel Core i7 6700HQ menggantikan seri Broadwell core i7 5700HQ dengan perbedaan spesifikasi yang tergolong “mini”. Hanya saja, Skylake sudah mendukung DDR4 yang seharusnya meningkatkan kinerja secara signifikan. Intel HD530 pada Intel Core i7 6700HQ juga memiliki clockspeed 50MHz lebih tinggi dibanding Intel HD 5600 pada seri Broadwell. Secara persentase memang tak signifikan, namun jika dibanding Intel HD4600 pada seri Haswell, Onboard GPU pada Intel Core i7 6700HQ lebih cepat 1520%. Kecepatan TurboBoost prosesor Skylake sebenarnya lebih rendah, yang menunjukkan bahwa Intel belum benar-benar terfokus untuk memaksimalkan kinerja CPU baru ini. Bahkan, dibandingkan dengan i7-5700HQ, Clockspeed 6700HQ berjalanlebih rendah sekitar 10%. Hal ini akan berefek pada kegiatan multi-load atau saat melakukan tugas beban berat, seperti video editing. Dual Channel DDR4 2133MHz Sales poin DDR4 yang paling dinanti adalah teknologi Density-nya yang memungkinakan 1 Row diisi oleh chip 4GB, yang pada masa DDR3 1 ROW hanya bisa diisi 1GB. Hal ini