Padang Ekspres | Page 24

CMYK CMYK

24 RABU • 29 MEI 2013

Akhir Mei, Rute Sijunjung Tuntas

Sijunjung, Padek— Pemerintah Kabupaten Sijunjung nyatakan siap menanti pebalap Tour de Singkarak( TdS) untuk star stage IV. Hal tersebut ditandai dengan persiapan jalur yang akan dilewati peserta, diperkirakankan selesai pada akhir mei ini.
” Kita percepat perbaikan jalan yang akan dilewati pada etape IV nanti, seperti dijalan M Yamin yang beberapa titik mengalami kerusakan, dan di jalan menuju pasar Sijunjung yang sebelumnya terban juga sudah selesai perbaikannya. Namun kita berharap semua perbaikan beberapa ruas jalan yang akan dilalui peserta TdS bisa selesai akhir mei ini,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sijunjung, Surya Efendi, kemarin.
Hanya saja, pantauan Padang Ekspres, beberapa ruas jalan Lintas Sumatera, seperti km 7 masih terdapat banyak jalan yang berlubang. Bahkan ada dua titik jalan longsor sejak setahun belakangan belum juga diperbaiki sepenuhnya. Pada ruas jalan tersebut diperkirakan akan menghalangi kelancaran.
Sementara itu, start etape IV di Jalan M Yamin tepatnya depan gedung Pancasila Muaro Sijunjung menuju Pasar Jumat. Kemudian melintas di jalan Kandangbaru menuju Jalan Adinegoro dan kembali ke Muaro Sijunjung menuju Sijunjung langsung menuju Tanah Badantung mengarah ke Dharmasraya.
Dari jalur yang akan dilewati para pebalap, tidak ada tantangan yang berarti bagi pebalap yang berasal dari 26 negara tersebut.“ Tahun ini terjadi sedikit perubahan rute dari tahun 2012 lalu. Yakni jalur Aiaangek dan Paru menuju Kliran Jao tidak dilewati, karena dikhawatirkan akan membahayakan para peserta. Yang mana jalur tersebut memiliki jalan yang sedikit sempit dan dipenuhi jurang sehingga dinilai sangat berbahaya.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Seni Budaya Pemuda dan Olahraga( Parsenibudpora) Sijunjung, Afrizal menyebutkan, Pemkab Sijunjung telah menyiapkan beberapa pertunjukan tari saat start. Di antaranya tari Silek Harimau, tari Tanduak, Silek Kapak dan pertunjukan baburu harimau yang akan dikombinasikan dengan pagelaran Tapuak Galembong.
“ Semua pertunjukkan tersebut akan dilaksanakan sebelum start stage IV di depan gedung Pancasila, dengan durasi sekitar satu jam,” beber Afrizal kemarin( 28 / 5).
Selain promosi daerah, Afrizal menyatakan, Tds diharapkan betul-betul mampu menyumbang pendapatan asli daerah dari beberapa segi. Salah satunya penginapan, kuliner serta wisata. Sedangkan keuntungan jangka pendek bagi daerah, adalah perbaikan infrastruktur. Beberapa ruas jalan di Sijunjung dipercepat perbaikannya.( mg19)

Kerja Keras Urai Kemacetan

KERJA KERAS: Sejumlah aparat kepolisian berjaga-jaga pada jalur yang dilewati pebalap TdS tahun lalu. Tahun ini, Polresta Padang bakal menurunkan 875 personelnya mengamankan iven balap sepeda internasional itu.

Tuah Sakato Turunkan Tujuh Pebalap

Padang, Padek— Tim Tuah Sakato Sumatera Barat memastikan menurunkan 7 pebalap di iven balap sepeda internasional Tour de Singkarak( TdS) 2 hingga 9 Juni mendatang. Lima dari pembalap tersebut merupakan pembalap Surabaya, jawa Timur.
“ Untuk dua atlet dari Sumbar hasil dari penjaringan berdasarkan seleksi 19 Mei lalu yaitu, Eka Junaidi dari Payakumbuh dan Teguh Bintaraga dari Tanahdatar. Sedangkan pembalap dari Surabaya, Eko Nurbayu, Firman Hidayat, Nandra Eko Wahyudi, Selamat Juangga, Dafid Dzuldiano,” kata Sekretaris ISSI Sumbar Decky Sampoly.
Decky menyebutkan, untuk
persiapan tim, atlet telah menjalani latihan sejak 19 Mei di Payakumbuh. Atlet Surabaya menjalani latihan di daerah mereka, sedangkan dua atlet dari Sumbar sudah di programkan oleh pelatih di Jawa Timur.
” Atlet kita saat ini terus di persiapkan dan sedang latihan fisik dan pengenalan rute di Payakumbuh dan Tanahdatar. Untuk lima atlet Surabaya latihan di tempat mereka dan akan bergabung 30 Mei mendatang di Bukittinggi,” katanya.
Lima pebalap Jawa Timur tersebut merupakan atlet dari Araya Team. Mereka juga pernah mengikuti kejuaraan di luar negeri seperti, Filipina, Selangor dan Vietnam.
TdS tahun ini, Sumbar tidak memiliki target, yang terpenting ketujuh pembalap bisa ikut serta dan dapat memicu pembalap kedepannya. Selain itu, keselamatan pembalap adalah hal yang paling diutamakan.
” Kita tidak berani menargetkan apapun, yang penting pembalap bisa memacu prestasi dan jaga keselamatan. Kita tidak ingin terjadi insiden terhadap pembalap kita seperti tahun lalu. Harapan kita, ketujuh pembalap bisa menyelesaikan ketujuh etape nantinya,” harapnya.
Decky menyebutkan, sampai saat ini ISSI Sumbar masih terkendala dana. Sampai saat ini Sumbar sama sekali tidak memiliki dana sepeser pun untuk mengikuti TdS tahun ini.( cr3)

Polresta Padang Terjunkan 875 Personel

Padang, Padek— Aparat bakal bekerja keras mengurai kemacetan saat berlangsungnya Tour de Singkarak( TdS) nanti. Soalnya, sejumlah jalur terpaksa ditutup. Menghadapi hal itu, Polresta Padang bakal menerjunkan 875 orang personelnya.
” Kami telah memulai melakukan pengecekan sejumlah jalur, yang akan dilalui pebalap. Sistem yang akan kami pergunakan dalam pengamanan TdS nantinya yakni pengamanan penggal,” ujar Kapolresta Padang, Kombes Pol M Seno Putro, melalui Kabag Ops Polresta Padang, Kompol M Yudi Sulistiyo, pada Padang Ekspres, kemarin( 27 / 5).
Mantan Kapolsek Padang Timur ini membeberkan, pada setiap penggalnya akan ditempatkan beberapa orang personel, dan akan dipimpin seorang orang perwira, yang akan bertindak sebagai penanggung jawab di lapangan.
Pengamanan yang akan lebih difokuskan pada kawasan-kawasan yang rawan kecelakaan, atau rawan kemacetan. Terkait daerah rawan serta macet ini, diakui, Yudi tengah dilakukan pengecekan oleh jajaran Lantas Mapolresta Padang. Pengamanan tidak hanya dilakukan anggota berpakaian dinas saja, Mapolresta Padang juga akan menurunkan beberapa orang aparat kepolisian berpakaian sipil, yang akan menjaga kejadian atau tindak pidana saat TdS berlangsung.
Seperti diberitakan, rute tahun ini ada sedikit perbedaan dengan tahun lalu. Jika tahun 2012 para pebalap menempuh atau akan menjajal jalanan mulai dari di Jalan Samudera, sedangkan untuk tahun ini dimulai dari Batas Kota Kabupaten Padangpariaman, dan baru finish di depan Kantor Gubernur, di Jalan Sudirman.
Di Padang, peserta akan melaju dari Batas Kota Padangpariaman, menuju Sudirman, Jalan Agus Salim, Sutomo Marapalam, Jalan Aru, Jalan Padang- Indarung, Jalan Piai, Sungai Galang, Simpang Pasarbaru, Unand, Simpang Ketaping, Jalan Bypass menuju Bandara International Minangkabau( BIM).
Setelah itu, pebalap balik lewat Ulakkarang, Jalan Samudera, Simpang Pujasera, Nipah, Hayam Wuruk, Diponegoro, Pemuda, Ololadang, Ahmad Yani, dan finish di Kantor Gubenur. Seluruh jalur tersebut di atas merupakan trek panjang, yang harus ditempuh atau dilalui seluruh pebalap
” Setelah seluruh pebalap menyelesaikan etapi atau trek panjang tersebut. Mereka akan memasuki dan berlomba lagi dalam trek pendek,” katanya
Pada etape pendek ini sesuai koordinasi dengan pemerintah setempat, seluruh pebalapakan melaluinya sebanyak enam kali. Adapun jalur pada etape pendek itu yakni, Jalan Raden Saleh, Jalan Veteran, Jalan A. Yani, dan kembali kedepan Kantor Gubernur, Jalan Sudirman.
Diakui Yudi, karena berubahnya jalur dan bertambah panjangnya jalur TDS tahun ini, tidak tertutup kemungkinan personil sebanyak 875, yang telah dipersiapkan akan bertambah.( kid)