yang sudah disyahkan oleh Tahta Suci, semoga kalian menerimanya sebagai anugerah istimewa pada Hari Natal yang akan datang”
Upacara penerimaan busana biara dan profesi( Kaul I) diadakan di kapel Biara Rumah Induk Cleveland pada Tanggal 19 Maret 1879. Dari antara 3 Novis yang mengucapkan Kaul adalah Sr. M. Anna, Postulan pertama dari Amerika. Bersamaan dengan upacara Profesi ada 5 Postulan menerima busana biara. Perayaan Ekaristi dalam upacara ini dipimpin oleh Mgr. Richard Gilmour. Dalam buku tahunan tahun 1879 tercatat sebagai berikut:“ Dengan ini, Coesfeld dengan pesta rayanya telah datang ke rumah Induk di Cleveland.”
Lukisan Aldegonda Wolbring Dan Lisette Kuhling saat masih menjadi guru sebelum menjadi Sr. M. Aloysia dan Sr. M. Ignasia, serta anak panti asuhan pertama.
Benih yang Ditanam Mulai Berkembang
Catatan terakhir dari edisi yang baru lalu menunjukkan betapa Ibu Jendral kita Moeder Maria Chrysostoma antusias dalam menyadarkan para susternya akan kesetiaan panggilan untuk kerasulan dengan menggunakan identitas SND sebagai anugerah yang sangat berharga.
Dalam suratnya Moeder Maria Chrysostoma menekankan disposisi akan keutamaan-keutamaan yang sangat diperlukan untuk karya kerasulan mereka yaitu: Percaya, gembira, dan
Syukur sebagai tanda iman yang hidup, perhatian dan menghormati setiap pribadi, melihat segala sesuatu di dalam Tuhan, cinta, ramah dalam komunikasi, focus pada tujuan dan waspada dalam menghadapi tantangan yang sangat berbeda atau luar biasa.
Di dalam cara hidup dan bertindak, para suster harus membiarkan diri dibimbing oleh Bunda Maria, Pelindung Kongregasi. Dalam salah satu suratnya Beliau mengingatkan:“ Buatlah dirimu pantas menjadi putri-putri dan suster Maria, setia mengikuti peraturan Suci
Masalah-masalah keuangan sehubungan dengan pembangunan komunitas, diatasi sebagian melalui penjualan harta milik di Coesfeld dan sebagian melalui pinjaman, yang mana para suster mendapat dari para Imam dan umat di Cleveland dan Covington. Direktur Kikum mengambil alih administrasi ini dengan hati-hati. Hal ini sangat penting karena sekolah-sekolah ada dalam persaingan dengan sekolah-sekolah Negeri. Meskipun ada keterbatasan dalam hal keuangan, tidak berarti pencapaian mutu lebih rendah dari sekolah negeri.
Bagi para suster yang masuk ke suatu negara sebagai orang asing, situasi semacam ini menjadi suatu tantangan yang berat. Moeder Maria Chrysostoma mengerahkan seluruh tenaga untuk mengatur studi para susternya, terutama di masa liburan sehingga mereka dapat memenuhi tuntutan-tuntutan itu.
Usaha-usaha mereka diberkati Tuhan dengan hasil yang mereka capai. Hal ini terlihat dalam perkembangan yang pesat di afiliasi-afiliasi baru. Rumah Induk Cleveland juga harus diperbesar karena jumlah para siswa semakin bertambah banyak, dan banyak permintaan untuk sekolah berasrama, yang telah dimulai pada akhir tahun 1879. Moeder Maria Chrysostoma membeli tanah di sudut jalan Superior dan Huntington, kemudian dibangun gedung empat lantai dan dihubungkan dengan gedung pertama oleh sebuah ruang pertemuan yang lebarnya 8 meter.
40 Notre Dame | April-Juni 2017