My first Magazine pemrograman-kompetitif-dasar | Page 150

12 Dasar-Dasar Geometri y B(5,4) A(-2,2) 4=x-2y x 4 -2 Gambar 12.5: Garis tegas menyatakan segmen garis, dan garis putus-putus menyatakan garis. Anda dapat menggunakan rumus jarak euclidean antara dua titik ujung segmen garis untuk mengetahui panjang dari segmen garis tersebut. 12.3 Segitiga Segitiga merupakan bangun 2 dimensi yang paling mendasar. Segitiga terdiri dari 3 titik sudut, yang mana antar titik sudut terhubung oleh segmen garis. Berdasarkan panjang segmen garisnya, segitiga dapat berupa segitiga sama kaki, sama sisi, siku-siku, atau sembarang. Gambar 12.6: Contoh segitiga berturut-turut dari kiri ke kanan: segitiga sama kaki, sama sisi, siku-siku, dan sembarang. 12.3.1 Teorema Pythagoras Pada segitiga siku-siku, kita dapat mengetahui panjang sisi miringnya menggunakan rumus Teorema Pythagoras. Misalkan kedua sisi yang tegak lurus dari suatu segitiga siku-siku memiliki panjang a dan b, sementara panjang sisi miringnya adalah c. Menurut Teorema Pythagoras, berlaku hubungan: a 2 + b 2 = c 2 a c b Gambar 12.7: Segitiga siku-siku dengan panjang sisi tegak lurus a dan b, serta panjang sisi miring c. 140