MSP MAGAZINE Revisi MSP MAGAZIEN Edisi 1 | Page 50

48 Air Laut Asin Karena Keringat Ikan? By: Syandi Saputra. R faktor-faktor yang menyebabkan salinitas yang bervariasi pada perairan Ÿ Penguapan K ita semua pasti pernah mendengar pertanyaan “mengapa air laut asin?” lalu tak sedikit yang menjawab dengan bercandaan “karena ikannya berkeringat dikejar nelayan”. Sebenarnya apa sih yang menyebabkan air laut asin? Rata-rata, air laut di dunia memiliki salinitas sekitar 3,5%, atau 35 ppt. Ini berarti bahwa untuk setiap 1 liter (1000 mL) air laut ada 35 gram garam. Meskipun air laut dinyatakan memiliki salinitas sekitar 3,5% tidak semua air laut di dunia memiliki salinitas 3,5% Perairan laut dengan salinitas terendah di dunia adalah di bagian timur Teluk Finlandia dan di ujung utara Teluk Bothnia, keduanya bagian dari Laut Baltik. Salinitas tertinggi tercatat di Baltik barat, di mana sekitar 10 ppt di permukaan dan sekitar 15 ppt di dekat dasar perairan Sedangkan perairan laut dengan salinitas tertinggi adalah Laut Merah yaitu mencapai 40 ppt. Teori-teori ilmiah di balik asal-usul garam laut dimulai dengan Sir Edmond Halley pada tahun 1715, yang mengusulkan bahwa garam dan mineral lainnya dibawa ke laut melalui sungai, setelah dilepaskan dari tanah oleh limpasan hujan. Setelah mencapai lautan, garam-garam ini akan mengendap dan tidak ikut teruapkan dalam proses penguapan air Air memiliki kandungan mineral organik dan satu di antaranya adalah garam. Apabila air menguap, garam dan kandungan mineral tersebut akan tertinggal dan mengendap di dasar laut. Maka dari itu, semakin banyak air menguap, maka air laut akan menjadi semakin asin karena tingkat garam yang mengendap tinggi. Semakin dalam laut maka salinitasnya juga akan semakin tinggi karena di permukaan perairan teradi penguapan dan menyebabkan pengendapan di dasar perairan. Ÿ Pemasukan air tawar Sama halnya dengan larutan yang terlalu asin, salah satu cara menetralkannya adalah dengan menambahkan air tawar ke dalamnya, maka lama-kelamaan persentase garam terhadap air (salinitas) akan menurun. Pada kasus kadar garam di laut, air tawar bisa berasal dari hujan, air sungai atau rawa, dan juga dari es yang mencair di daerah kutub. Ÿ Air sungai Semakin banyak sungai yang bermuara ke laut, tingkat salinitas air laut akan berkurang, karena tercampur dengan air laut yang berkadar lebih rendah. Letak dan ukuran laut Laut yang terisolasi atau tidak terhubung dengan laut lepas akan memiliki salinitas tinggi. Seperti kasus danau garam, Laut Mati, air di dalam danau sebanyak tujuh juta ton air menguap setiap harinya dan membuat endapan garam di dasar semakin banyak. Ÿ https://warstek.com/2019/03/05/asin/ E D I S I 1 | MSP MAGAZINE