Media Informasi Kemaritiman Cakrawala Edisi 414 Tahun 2013 | Page 93
Upst! Ternyata tidak.
Ketika ia sudah mulai
menujukkan ketertarikan terhadap
membaca
maka
sebaiknya
kita memberikan penghargaan
kepadanya supaya ketertarikan
tersebut bertahan dan berubah
menjadi kebiasaan positif, yaitu
kebiasaan membaca.
Bagaimana
cara?
Bermacam cara dapat dilakukan. Dari
yang paling sederhana dengan
cara selalu menemaninya membaca atau menjadi teman diskusi
bacaannya bila anak sudah dapat diajak berdiskusi. Hingga cara
yang paling kompleks yaitu membantunya mengkordinir book club
sederhana yang beranggotakan
teman-teman anak kita yang juga
punya hobi membaca.
Sejak kapan usaha kita
sebaiknya dimulai?
Waw! Ternyata sederhana
sekali cara untuk menumbuhkan
kecintaan anak pada membaca.
Hmmm, kira-kira kapan sebaiknya
kita mulai ya?
Jawabnya adalah SEKARANG.
Ya,
sekarang
adalah
saatnya.
Bahkan
kita
dapat
menumbuhkan kecintaan anak
pada membaca sejak bayi dalam
kandungan. Kita perkenalkan
suara dan perubahan intonasi kita
saat membaca buku cerita. Ketika
ia sudah mulai berusia 3 bulan,
kita bisa mulai menunjukkan buku
dan membaca di sebelahnya.
Ketika ia berusia 6-9 bulan, kita
bisa memangkunya atau duduk
di sebelahnya dan nampilkan
buku sederhana untuk “dibaca”
bersama-sama. Ketika ia berusia
1-2 tahun, kita bisa membaca
bersama dan memintanya untuk
pura-pura memegang buku yang
kita baca. Ketika berusia 2-5
tahun, kita bisa bersama-sama
membaca bersama buah hati kita,
kita bisa meminta bantuannya
untuk membuka halaman per
halaman dan kita bahkan sudah
bisa mengajaknya memilih buku
yang ia suka di toko buku.
Adakah
referensi
jenis
buku?
Apakah
ada
referensi
judul buku yang baik dibaca
anak? Tidak ada. Semua buku
dan bacaan memiliki kelebihan
dan
kekurangannya
masingmasing untuk setiap anak. hal
terbaik yang dapat kita lakukan
adalah
menyesuaikan
tahap
perkembangan anak dengan jenis
buku yang ada.
•
Catalogue
book
(0-6
bulan).
Catalogue book adalah
buku tanpa cerita. Biasanya di
tiap halaman berisi gambar benda
dengan namanya dibawahnya
atau gambar aktivitas dan nama
aktivitas dibawahnya. Biasanya
buku ini berbentuk board book.
•
Picture book (7 bulan-3
tahun).
Picture book adalah buku
cerita yang teksnya masih sedikit.
Tiap halaman biasanya berisikan
1-2 kalimat. Dalam buku ini
biasanya ada hubungan langsung
antara teks dengan gambar. Buku
jenis ini dapat terus digunakan
sampai anak bisa membaca
sendiri.
•
Longer picture book (3
Tahun-6 tahun).
Longer picture book adalah
buku cerita yang teksnya sudah
lebih banyak per halaman dan
ceritanya lebih panjang, biasanya
terdapat 2-5 kalimat.
• Illustrated chapter book
(6/7 tahun – 12 tahun).
Illustrated chapter book
adalah buku cerita yang teksnya
sudah banyak, ceritanya mulai
panjang (sudah dibagi dalam bab)
tetapi masih ada ilustrasinya. Buku
jenis ini cocok untuk anak usia
6 tahun keatas, terutama saat ia
sudah mulai belajar membaca
namun masih mudah bosan untuk
membaca dalam durasi yang
panjang.
•
Short novel, novel dan
story collection.
Ketiga jenis buku ini dapat
diperuntukkan kepada anak diatas
usia 12 tahun yang diasumsikan
sudah mahir membaca. Ketiga
jenis buku ini memiliki kesamaan,
yaitu tidak lagi menggunakan
ilustrasi gambar. Namun mereka
memiliki perbedaan dalam panjang
cerita dan jumlah cerita dalam satu
buku. Short novel memiliki satu
cerita pendek didalamnya, novel
memiliki satu cerita dalam durasi
yang panjang sedangkan story
collection memiliki beberapa cerita
yang masing-masingnya berbeda
durasi dalam satu buku yang sama.
Nah, ternyata menumbuhkan
kecintaan terhadap membaca
adalah kegiatan yang sederhana
kan?
Kalau begitu. Tunggu apa
lagi? Ayo membaca.© Drs. GM.
Kussardoyo K.
Cakrawala Edisi 414 Tahun 2013
93