Media Informasi Kemaritiman Cakrawala Edisi 412 Tahun 2013 | Page 69
Indo Defence
K
2012
ementerian Pertahanan RI kembali menggelar Indo
Defence, Indo Aerospace and Indo Marine 2012 Expo
and Forum untuk kali kelima yang berlangsung dari
tanggal 7-10 November 2012 di Jakarta Internasional
Expo Kemayoran yang dibuka oleh Wakil Presiden Boediono.
Dalam sambutannya Wapres mengatakan Indonesia
masih tertinggal dibanding dengan negara lain di dunia dalam
belanja militer nasionalnya karena masih sangat rendah, hanya
0,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Sejumlah industri pertahanan dalam dan luar negeri
ikut dalam ajang pameran kali ini, antara lain PT Dirgantara
Indonesia, PT PAL, PT Pindad, Sritex, PT LEN, Lundin,
Lockheed Martin, Damen Schelde Naval Shipbuilding, DSME,
EADS, Team Australia, Russian Technologies, Bel Tech
Export, SSM, Ukrspecexport, Rheinmetall.
Lebih lanjut Wapres dalam pameran alutsista terbesar
di Asia Tenggara ini, membandingkan belanja Amerika Serikat
(4,7 persen dari PDB), atau bahkan Arab Saudi (10 persen dari
PDB). Padahal industri pertahanan adalah industri berprofit tinggi
mengingat putaran uang disekitarnya sangat besar.
Pameran yang melibatkan 42 negara ini juga diikuti
instansi di bawah Kementerian Pertahanan yaitu Mabes TNI, TNI
Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara serta
Polri yang masing-masing stand menampilkan berbagai miniatur
alat pertahanan, atribut pasukan, maupun produk cetak.©
Cakrawala Edisi 412 Tahun 2012
69