Media Informasi Kemaritiman Cakrawala Edisi 412 Tahun 2013 | Page 44

OPINI 44 lain, agar negara calon lawan takut untuk berlayar. Selanjutnya tugas waktu perang, kapal selam dapat ditugaskan untuk menteror kapal selam lawan yang berusaha melindungi pelayaran kapal niaga, serta ditugaskan untuk menerobos pertahanan pangkalan laut maupun niaga guna mencari dan menghancurkan kapal perang maupun kapal niaga yang digunakan mengangkut pasukan. Dengan demikian konsentrasi kapal-kapal lawan guna melaksanakan pengisian logistik kapal dapat digagalkan oleh kapal selam, juga mampu untuk melaksanakan penghancuran instalasi militer berupa pemancar radio dan radar serta pengintaian daerah pantai yang akan didarati oleh pasukan pendarat terutama apakah kegiatan patrol musuh ditingkatkan. Guna melaksanakan tugas tersebut, kapal selam memiliki kemampuan diantaranya adalah berlayar dan menyelam secara individu maupun bersamasama menerobos medan ranjau yang dibuat oleh lawan guna menghalangi serangan kapal selam. Selain itu mampu menyelam minimal 2x24 jam dengan kecepatan lebih dari 5 knot/ jam, malah kapal selam sekelas KRI Cakra mampu menyelam selama lebih dari seminggu dengan kecepatan lebih dari 12 knot/jam. Jadi ibaratnya kapal selam sekarang kalau menyerang lawan umpamanya di laut China Selatan, maka keluar dari alur barat pangkalan laut Surabaya langsung menyelam tanpa timbul sampai di Laut China Selatan di utara kepulauan Natuna Besar. Di samping kemampuan tersebut kapal selam modern walau dengan tenaga dorong diesel elektrik mampu membawa torpedo kendali yang dapat mengejar baling-baling kapal sasaran, serta mampu mendrop di daerah lawan pasukan khusus maupun senjata atau dalam upaya membantu gerakan klandestain di daerah lawan. Kemampuan tersebut ditambah dengan kemampuan menyerang dan menenggelamkan sasaran di atas dan di bawah permukaan laut maka lengkaplah kapal selam dalam menciptakan unsur deterent/efek daya gentar kapal selam, di medan laut dimanapun dan kemampuannya juga tanpa diketahui kehadirannya di medan laga, serta mendadak menghancurkan armada musuh di pangkalannya. Justru karena itu, dalam masa damai kapal selam harus digunakan untuk meningkatkan profesionalisme serta daya tahan menyelam. Untuk itu selama masa