Majalah Shift Indonesia - ISSUE 6 2013 December | Page 88

dan lainnya. Lingkungan kita menentukan dan “ Tingkat kesuksesan perubahan yang ingin kita lakukan berbanding lurus dengan tingkat pentingnya alasan kenapa perubahan itu diperlukan. tentang pentingnya ia untuk berhenti merokok. Misalnya ketika ia mengalami sesak nafas, atau ia melihat sendiri seorang perokok yang ia kenal baik terbaring di rumah sakit dengan berbagai macam alat bantu pernapasan, dan seterusnya. membentuk karakter dan kebiasaan kita. 4. Faktor Kemampuan Sosial Lawan dari peer pressure, faktor ini bisa disebut sebagai peer support. Berhubungan dengan pembentukan kemampuan diri, perjalanan perubahan kita akan menjadi lebih sukses bila lingkungan kita juga berbagi informasi, pengalaman, dan tenaga positif di mana kita mendapatkan informasi yang dibutuhkan, dukungan yang menguatkan, serta 2. Faktor Kemampuan Diri Motivasi diri saja tidak cukup. Untuk berubah, kita juga perlu mendapatkan skill yang memadai untuk melakukan perubahan itu. Melanjutkan contoh di atas, seorang perokok perlu mempelajari kiat – kiat tentang bagaimana caranya berhenti merokok: Misalnya dengan mengetahui kondisi apa yang membuat dirinya ingin merokok dan memasang ‘alarm’ dalam dirinya untuk menghindari kondisi pemicu keinginan merokok ini, atau mencari kegiatan lain sebagai pengganti kegiatan merokok. Mengikuti bukti – bukti sukses dari orang lain yang melakukan perubahan seperti kita. Sebagai contohnya adalah perkumpulan – perkumpulan yang dilakukan oleh orang – orang yang ingin berhenti merokok, di mana mereka sharing tentang motivasi mereka berhenti merokok dan kisah – kisah sukses dari mereka yang sudah berhenti. “ Untuk berubah, kita juga perlu mendapatkan skill yang memadai untuk melakukan perubahan itu. training, membaca buku, melakukan latihan, dan mengumpulkan informasi – informasi dari sumber – sumber yang bisa dipercaya merupakan hal yang penting dilakukan seseorang untuk mempelajari bagaimana caranya untuk bisa mencapai perubahan yang diinginkan. 5. Faktor Struktural Mendukung Motivasi Hal ini sebenarnya adalah hal yang paling mendasar dalam perubahan. Bila sistem di mana kita beraktifitas membuat kita lebih mudah melakukan perubahan yang diinginkan, maka kita akan lebih mampu melakukan perubahan tersebut. Sebagai contoh, bila 3. Faktor Motivasi Sosial Nah ini adalah faktor yang khususnya di Indonesia menjadi faktor yang sangat kuat. Untuk berubah, kita membutuhkan lingkungan pergaulan yang mendukung perubahan kita itu. Sebagai contoh, bila seorang perokok ingin berhenti merokok, ia akan sangat sulit untuk melakukan hal tersebut bila teman – teman hangout nya merokok. Peer pressure akan terjadi dan ia akan kesulitan untuk tampil beda di iklan rokok yang pesannya “smoking is success” tidak dibuat raksasa dan tidak dipasang dimana-mana, apalagi bila ditambah kampanye yang mendidik masyarakat tentang bahaya merokok, dan iklan – iklan raksasa yang pesannya “smoking is dirty”. jumlah perokok di Indonesia dijamin menurun. Reward dan punishment perlu dibuat (dalam contoh ini reward yang diberikan adalah social / psychological reward and punishment). depan lingkungannya. Dinamika yang serupa ini bisa kita temukan juga di bidang karir, keluarga, spiritual, 88 I Shift Issue 6 6. Faktor Struktural Mendukung Kemampuan