Majalah Shift Indonesia - ISSUE 6 2013 December | страница 82

THE GURU bisa berjalan seperti biasa, namun dengan cara yang lebih teratur dan efisien, dan tetap mampu memenuhi target asal dari proyek tersebut. Titik-titik Penggunaan FMEA Dengan studi kasus diatas, kita mendapat gambaran yang menunjukkan bahwa FMEA adalah ide yang baik ketika perusahaan ingin mengaplikasikan perubahan di area kerja. Pada umumnya, FMEA dapat digunakan selama atau pada akhir proyek DMAIC atau DFSS (Design for Six Sigma). Ilustrasinya sebagai berikut: Di awal proyek, FMEA dapat membantu tim menciptakan lingkup perbaikan dengan mendefinisikan tipe-tipe kesalahan dan mempersempit fokus kepada tipe masalah tertentu. Pada fase Improve, FMEA dapat membantu mengungkap potensi masalah yang memberikan konsekuensi negatif. Pada tahap ini, tim dapat mengimplementasikan solusi sesuai dengan potensi masalah, sehingga pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin. Mengenang Eiji Toyoda Sang Inovator “Karyawan adalah aset terpenting bagi Toyota, dan di tangan karyawan-lah kejayaan dan kejatuhan Toyota berada.” - Eiji Toyoda. Pada fase Control, FMEA membantu mengidentifikasi langkah-langkah yang Dengan rasa kagum dan terima kasih, adalah hal yang sangat penting. Sayangnya, kata- diperlukan untuk memastikan kesalahan tidak begitulah Eiji Toyoda dikenang oleh dunia kata tersebut tidak ditujuan untuk diri mereka sendiri. akan terjadi di masa depan. Continuous telah Mereka pikir orang lain-lah yang harus lebih inovatif. Improvement. Walaupun berpulang pada usianya yang ke-100, posisi sang Pekerjaan sebagai manajer pada umumnya bagaikan Yang perlu diingat ketika melaksanakan master sebagai salah satu inovator terbesar di mengukir kuburan batu; Anda bisa menciptakan FMEA, buatlah sesederhana mungkin. Anggap dunia operation tetap tak tergoyahkan. Sebagai berbagai relif indah didalamnya, tapi tidak ada celah saja FMEA sebagai brainstorming yang lebih salah satu pemimpin yang membawa Toyota terbuka untuk melakukan perubahan. terstruktur, karena masing-masing anggota mencapai puncak kejayaannya, perkembangan tim budaya Toyota dan Toyota Production System akan memikirkan potensi kesalahan yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Kumpulkanlah orang-orang yang terjadi dibawah pengawasannya. membuat Eiji Toyoda mendapat reputasi luar biasa adalah kenyataan bahwa ia berasal dari area kerja dan disiplin lain. FMEA akan Yang berbeda dari manajer pada umumnya. Dia adalah Hanya sebagian kecil dari senior inovator ulung pada saat semua orang tidak mau berjalan dengan baik di lingkungan yang cross- Shift Issue 6 dilakukan Eiji Toyoda, tulis Bill Waddell pada mengarah kepada produk, tapi lebih sering kepada yang spesifik adalah kritikal.*** I berinovasi, functional. Adanya seorang ahli untuk subyek 82 manajemen yang mampu melakukan apa yang artikelnya. Semua orang mengatakan, inovasi proses dan manajemen. dan fokus inovasinya tidak Shift Issue 6 selalu I 83