Malam ini, suasana rumah berjalan
seperti biasanya. Sepi. Ayah dan ibuku
jelas telah terlelap. Dan selalu seperti
itu
semenjak
mereka
pemerintahan
Mereka
20
tentu
menjadi
tahun
tak
pegawai
yang
pernah
lalu.
menyadari
kedatanganku semenjak aku selalu pulang
larut malam, seperti malam ini. Berbeda
dengan malam-malam biasanya, balasan
surat
Lestari
membuatku
berfikir
panjang. Hingga akhirnya pagi menyapa.
“Mad, banguun, bangunn heh...”
“Jam
Ratminem
berapa,
Mbok?”
Mbok
menggoyang-goyangkan
tubuhku dengan gaya khas ke emakannya.
70